Nama Menteri Komunikasi dan Informatika Periode 2014-2019 Rudiantara hampir sudah tidak tersorot beberapa waktu belakangan ini pasca terdepak dari kursi menteri pada 2019 lalu.
Hengkang dari pemerintahan Rudiantara tetap aktif di dunia profesional. Ia diketahui menjadi komisaris di sejumlah perusahaan besar seperti PT Amartha Nusantara Raya, Vale Indonesia Tbk, Utama Rukun Raharja Tbk, dan sejumlah perusahaan raksasa lainnya.
Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Pelaku Diduga 4 Orang Semuanya Terlatih
Rudiantara lahir di Bogor, 3 Mei 1959. Ia meraih gelar sarjana di Universitas Padjadjaran, Bandung pada 1984. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di IPPM, Jakarta dan meraih gelar master pada 1988.
Perjalan Karier
Debut karier profesional Rudiantara dimulai pada usia 25 tahun setelah bergabung dengan Indosat yang ketika itu masih menjadi bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Ini menjadi awal perjalanan yang akhirnya mengantar Budiantara ke puncak kariernya sebagai menteri Komunikasi dan Informatika kendati jabatan itu hanya direngkuhnya dalam satu periode saja.
Masa bakti Rudiantara di Indosat tergolong lama yakni sekitar 10 tahun, sepanjang kariernya di tempat ini, Rudiantara pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk menjabat General Manager Business Development Indosat, dimana jabatan itu dipercayakan padanya setelah beberapa tahun saja bergabung.
Masuk sebagai pegawai biasa, Rudiantara sukses bertransformasi menjadi sosok berpengaruh dan diperhitungkan, jelas ini tidak terlepas dari prestasi dan gebrakan yang dibuatnya.
Kesuksesan Rudiantara di Indosat dengan cepat menyebar di dunia telekomunikasi terutama di kalangan perusahaan telekomunikasi pelat merah, hal ini yang membuat ia kemudian dipinang Telkomsel.
Pada 1995 Rudiantara resmi bergabung dengan Telkomsel dan langsung menjabat Direktur Komersial Telkomsel. Tak ada catatan yang jelas mengenai perjalan kariernya di Telkomsel, namun yang jelas hampir semua operator telekomunikasi besar pernah dia sambangi setelah cabut dari Telkomsel.
Rudiantara juga pernah menjadi Direktur di XL Axiata dan PT Telkom. Di Telkom Rudiantara langsung membuat gebrakan dengan melakukan restrukturisasi ia merombak susunan direksi Telkomsel sebagai bagian dari reorganisasi perusahaan.
Kendati dikenal luas sebagai profesional di bidang telekomunikasi, tetapi dalam perjalanan kariernya Rudiantara tak melulu berkutat pada bidang ini.
Pemerintah pernah meminta tolong kepadanya untuk memperbaiki perusahaan BUMN lainnya. Rudiantara pernah menjabat CEO Bukitasam Transpacific Railways, CEO Transpacific Railways Infrastructure, dan Wakil Direktur Semen Gresik.
Baca Juga: Dua Pekan Perang Iran, Bagaimana Kondisi Ekonomi Indonesia?
Di PLN pun ia bukan orang baru. Rudiantara pernah menjabat Wakil Direktur Utama PLN pada 2008. Di sana, ia turut andil dalam pengumpulan dana untuk pembangunan pembangkit listrik 10 ribu megawatt.