Perjalanan Karier

Omara Esteghlal mengawali perjalanan karier dengan terjun ke dunia seni peran saat masih berusia 12 tahun. 5 Elang yang rilis pada 2005 silam menjadi debut film pria yang hobi menyelam itu dan memerankan karakternya sebagai Nandi.

Sejak saat itu, Omara perlahan membangun rekam jejaknya di industri perfilman Tanah Air. Namanya semakin dikenal luas ketika membintangi Dilan 1990 (2018) dan Dilan 1991 (2019) sebagai Piyan, sahabat Dilan yang ikonik. 

Setelah itu, Omara tampil dalam sejumlah film populer seperti Surat dari Kematian (2020), Milea: Suara dari Dilan (2020), dan Kadet 1947 (2021). 

Dalam beberapa tahun terakhir, kariernya semakin produktif. Ia membintangi Balada Si Roy, Budi Pekerti, Srimulat: Hidup Memang Komedi (2023), hingga Ali Topan (2024). Pada 2025, Omara dijadwalkan tampil dalam Pengepungan di Bukit Duri serta Tinggal Meninggal, di mana ia juga terlibat sebagai ko-produser eksekutif.

Baca Juga: Berkenalan dengan Roy Marten, Aktor Senior dengan Karier Panjang

Tak hanya film layar lebar, Omara juga aktif di serial web seperti Kenapa Gue?, Kitab Kencan, hingga Bad Guys, serta serial televisi Mengejar Maghrib (2024). Ia juga pernah membintangi FTV Ruangguru the Movie: Meraih Mimpi di Awan (2019).

Sepanjang perjalanan kariernya, Omara  telah meraih sejumlah nominasi dan penghargaan sepanjang kariernya. Ia sempati masuk nominasi Festival Film Bandung 2020 lewat Ruangguru the Movie: Meraih Mimpi di Awan. Namanya kembali diperhitungkan setelah dinominasikan di Festival Film Indonesia 2023 untuk Budi Pekerti.

Pada 2025, Omara mencatat pencapaian penting dengan memenangkan Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia untuk Pengepungan di Bukit Duri, serta Aktor Utama Terbaik Genre Komedi di Festival Film Wartawan Indonesia. Ia juga meraih penghargaan di Indonesian Movie Actors Awards dan Festival Film Tempo 2026.