Di balik pesatnya perkembangan industri sumber daya alam Indonesia, nama Lim Hariyanto Wijaya Sarwono menjadi salah satu sosok yang tak bisa dilepaskan.
Ia dikenal sebagai figur kunci di balik tumbuhnya Harita Group, yang kini menjelma menjadi konglomerasi besar di sektor pertambangan, perkebunan, hingga pengolahan mineral.
Perjalanan bisnisnya menjadi contoh bagaimana usaha keluarga sederhana bisa berkembang menjadi kekuatan industri lewat kerja keras dan ekspansi yang konsisten.
Kini, ia bahkan kembali masuk jajaran orang terkaya Indonesia dan dunia dengan kekayaan lebih dari Rp100 triliun menurut data Real Time Billionaires Forbes per Februari 2026.
Lantas, seperti apa sebenarnya perjalanan hidup dan bisnis Lim Hariyanto? Dikutip dari berbagai sumber, berikut Olenka ulas profil singkatnya.
Latar Belakang Keluarga
Kisah keluarga Lim bermula dari perjuangan sang ayah, Lim Tju King, seorang perantau asal Fujian, Tiongkok, yang datang ke Kalimantan pada awal abad ke-20.
Lim Tju King sendiri memulai hidupnya di Indonesia tanpa pekerjaan tetap. Ia sempat menjadi buruh kasar dan berdagang keliling sebelum akhirnya membuka toko kelontong kecil pada 1915.
Usaha sederhana ini perlahan berkembang dan menjadi fondasi ekonomi keluarga.
Semangat berdagang serta daya tahan menghadapi kesulitan inilah yang kemudian diwariskan kepada generasi berikutnya, termasuk Lim Hariyanto, yang kelak membawa bisnis keluarga melompat jauh lebih besar.
Pendidikan dan Awal Keterlibatan dalam Bisnis
Dikutip dari Wikipedia, Lim Hariyanto lahir di Samarinda pada 1960. Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat dan meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis dari University of Southern California pada 1981.
Setelah lulus, ia kembali ke Indonesia dan pada 1982 mulai membantu sang ayah mengelola usaha keluarga. Pengalaman langsung di lapangan menjadi fondasi penting dalam membangun naluri bisnisnya.
Semangat belajar Lim Hariyanto bahkan tidak berhenti di usia senja. Dikutip dari Fortune Indonesia, pada usia sekitar 70 tahun ia berhasil meraih gelar magister dan doktor administrasi bisnis dari Shanghai Jiao Tong University, sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan sepanjang hayat.
Dari Kayu Lapis hingga Lahirnya Harita Group
Dikutip dari Bisnis.com, setelah mengambil alih usaha keluarga, Lim Hariyanto mulai mengembangkan bisnis kayu pada dekade 1980-an melalui perusahaan kayu lapis PT Tirta Mahakam Resources Tbk. Dari sinilah embrio Harita Group terbentuk.
Ekspansi kemudian meluas melalui berbagai kemitraan internasional, termasuk proyek pertambangan bersama Rio Tinto Plc serta kerja sama dengan perusahaan tambang Thailand Lanna Resources Pcl.
Langkah-langkah ekspansi ini menjadi batu loncatan menuju diversifikasi usaha ke sektor sumber daya alam lain yang lebih besar.
Baca Juga: Pohon Keluarga Lim dalam Bisnis Harita Group