Perjalanan Karier

Karier Kristo Immanuel di dunia hiburan bermula sebagai impersonator pada 2019. Sejak duduk di bangku kelas 6 SD, ia sudah gemar menirukan ekspresi serta suara berbagai karakter kartun terkenal. Kemampuannya tersebut kemudian menarik perhatian publik dan membawanya tampil di program televisi Hitam Putih yang tayang di Trans7.

Berkat bakat menirukan suara, Kristo juga sempat dipercaya menjadi pengisi suara Presiden Soeharto dalam film biografi Susi Susanti: Love All (2019).

Seiring waktu, Kristo mulai memperluas kariernya dengan menjajal dunia seni peran. Kesempatan berakting di layar lebar pertama kali didapatkan lewat film Teka-Teki Tika pada 2021.

Setelah itu, ia semakin aktif membintangi berbagai judul film. Beberapa di antaranya adalah The Big 4 (2022), Star Syndrome, Sleep Call, serta Srimulat: Hidup Memang Komedi.

Pada 2024, Kristo juga tampil dalam sejumlah film populer seperti Agak Laen, 24 Jam bersama Gaspar, Kaka Boss, The Shadow Strays, Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, hingga Cinta Tak Seindah Drama Korea.

Baca Juga: Profil Omara Esteghlal, Intip Perjalanan Karier Sang Aktor Muda

Tak hanya sebagai aktor, Kristo juga mulai aktif di balik layar. Ia melakukan debut sebagai sutradara lewat film dark comedy Tinggal Meninggal (2025). Dalam proyek tersebut, ia juga terlibat sebagai penulis naskah dan ko-produser eksekutif bersama istrinya, Jessica Tjiu.

Di luar film panjang, Kristo juga pernah membintangi sejumlah film pendek sejak 2017, seperti Kancut, Hitlove, dan The Good Plan. Ia juga tampil dalam beberapa serial web, di antaranya Unscripted Man (2019), Dealing with Myself (2020), hingga Imperfect the Series 2 (2023).

Berkat kiprahnya di dunia film, Kristo berhasil meraih penghargaan Aktor Pendatang Baru Terpilih di ajang Piala Maya 2023 untuk perannya dalam The Big 4

Sementara itu, film Tinggal Meninggal juga mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan di JAFF Indonesian Screen Awards, termasuk kategori Best Film, Best Directing, dan Best Screenplay. Ia juga masuk nominasi Penulis Skenario Asli Terbaik di Festival Film Indonesia.

Keren banget, ya!