Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mewanti-wanti Koperasi Merah Putih (KDMP) agar tidak menjadi pesaing bagi usaha masyarakat di desa.

Menurutnya, keberadaan koperasi harus menjadi bagian dari ekosistem perekonomian di desa. Bahkan, harus saling menguatkan dan meberikan manfaat bagi setiap warga.

Hal tersebut disampaikan Gibran saat berdialog dengan warga di SD Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (18/6).

Baca Juga: Survei: Kepercayaan Publik terhadap Prabowo-Gibran Capai 74,2 Persen

"Jangan sampai juga bersaing dengan BUMDes, bersaing dengan toko-toko kelontong warga. Pastikan ini menjadi satu ekosistem yang saling mengisi," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Lanjutnya, ia juga meminta kepala desa dan pemerintah daerah dapat memperhatikan secara serius lokasi pembangunan koperasi. Sebab, menurutnya setiap keputusan harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Program MBG Tetap Berjalan, Gibran: Terbebas dari Korupsi

"Pak Kades, Pak Bupati, diperhatikan benar lokasi koperasinya itu ada di mana. Apakah ada pihak yang dirugikan, dampaknya seperti apa harus dikaji benar," tambahnya.

"Jangan sampai adik-adik ini terganggu dalam proses belajar-mengajarnya. Segera ditentukan lokasi barunya dan kalau sudah ditentukan, tentunya dengan berdiskusi dengan warga, segera dibangun," sambungnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya pelibatan warga dalam setiap tahapan pembangunan koperasi tersebut.

"Tolong dalam penentuan titiknya itu benar-benar bisa dikaji, melibatkan warga, diskusi dengan warga, jangan sampai ada yang terdampak, jangan sampai ada yang dirugikan," tukasnya.