Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi sorotan publik setelah orang nomor satu di lembaga itu yakin Nanik S Deyang mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri Nanik yang baru menjabat sebulan lalu menjadi pertanyaan publik kendati yang bersangkutan mengaku memilih hengkang karena alasan kesehatan.
Kekosongan kepemimpinan itu, membuat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono mesti menggantikan posisi Nanik untuk sementara waktu sebelum pemerintah menunjuk pejabat definitif pengganti Nanik.
Agustina Arumsari merupakan tangan kanan Nanik di BGN, ia menjabat sebagai wakil kepala BGN sejak 2 Juni 2026 lalu.
Profil Singkat Agustina
Nama Agustina memang masih asing bagi kebanyakan orang, namun birokrat kelahiran Purbalingga 9 November 1970 itu telah mencatat perjalanan karier yang lumayan panjang di pemerintahan.
Fokus utamanya adalah membantu pemerintah dalam bidang pengawasan, investigasi, tata kelola, dan manajemen risiko. Di bidang ini namanya teramat masyhur.
Itu sebabnya Pemerintahan di berbagai era kepemimpinan selalu memberinya mandat dan tanggung jawab besar. Ia sudah bertahun-tahun mengabdi di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sejak lembaga ini berdiri pada 1983, ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah menaruh kepercayaan besar di pundak Agustina.
Di BPKP, Agustina telah menduduki jabatan penting seperti menjadi asisten pengawas keuangan dan pembangunan madya di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat, direktur investigasi BUMN dan BUMD, dan Direktur Investasi III.
Kemudian, Agustina dipercaya sebagai deputi kepala BPKP Bidang Investigasi sejak 31 Januari 2020 hingga akhirnya dipercaya sebagai Wakil Kepala BPKP di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia dilantik Prabowo pada Februari 2025 lalu, sebelum akhirnya ditarik ke BGN setelah lembaga yang menangani program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu diterpa kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pimpinan BGN sebelumnya.
Informasi pribadi Agustina memang sangat terbatas dan nyaris tidak pernah diekspos ke publik yang menjadi bukti kuat bahwa yang bersangkutan memang sangat menjaga privasinya
Agustina Arumsari merupakan jebolan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), di sini ia menempuh pendidikannya secara bertahap dengan alasan yang tidak diketahui, pertama ia mengambil pendidikan D3 dan menuntaskannya pada 1992 lalu lanjut D4 yang diselesaikannya pada 1998.
Agustina tak hanya mengejar pendidikan formal, untuk mempertebal pengetahuannya ia juga mengambil pendidikan non formal, Agustina diketahui mengantongi berbagai sertifikasi profesional di bidang audit dan investigasi keuangan.
Baca Juga: Nanik Mendadak Mundur, Mbak Puan Lantang Minta BGN Dievaluasi Total
Beberapa di antaranya Certified Fraud Examiner (CFE), Certified Forensic Auditor (CFrA), Chartered Accountant (CA), Qualified Internal Auditor (QIA). Selain itu, Agustina juga mengantongi sertifikasi sebagai Government Chief Audit Executive (CGCAE) dan Internal Audit Executive (CIAE).