Growthmates, masih banyak pria yang menganggap perawatan kulit cukup dengan mencuci wajah menggunakan sabun atau memakai aftershave setelah bercukur. Padahal, kulit pria juga membutuhkan perawatan agar tetap sehat, lembap, dan terlindungi dari tanda-tanda penuaan dini.

Sayangnya, banyak yang enggan memulai skincare karena menganggap rutinitasnya rumit dan membutuhkan banyak produk.

Padahal, ada metode sederhana bernama skincare cycle yang dinilai efektif membantu merawat kulit dengan mengatur penggunaan bahan aktif dan memberi waktu bagi kulit untuk pulih, sehingga risiko iritasi pun bisa diminimalkan.

Metode yang diperkenalkan oleh dokter kulit Whitney Bowe ini juga dinilai cocok untuk pria, terutama karena kebiasaan mencukur dan bertambahnya usia dapat membuat kulit lebih rentan mengalami iritasi dan kehilangan kelembapan.

Lantas, seperti apa cara menerapkan skincare cycle yang benar? Dikutip dari Times of India, Senin (6/7/2026), berikut panduan lengkapnya.

Malam Pertama: Eksfoliasi

Hari pertama difokuskan untuk membersihkan sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit sekaligus membantu membersihkan pori-pori.

Setelah wajah dibersihkan, gunakan eksfolian kimia yang mengandung AHA atau BHA, kemudian lanjutkan dengan pelembap.

Hindari mencukur pada malam yang sama. Menggunakan eksfolian setelah bercukur dapat memicu rasa perih, kemerahan, hingga iritasi pada kulit.

Malam Kedua: Gunakan Retinoid

Malam kedua adalah waktunya menggunakan retinoid, salah satu bahan aktif yang dikenal efektif membantu menyamarkan garis halus, memperbaiki tekstur kulit, serta merangsang produksi kolagen.

Setelah mencuci wajah, aplikasikan retinol atau retinal dalam jumlah kecil pada kulit yang benar-benar kering, lalu akhiri dengan pelembap.

Jika kulit cenderung kering atau sensitif, Anda bisa menggunakan metode sandwich, yaitu mengoleskan pelembap sebelum dan sesudah retinol. Cara ini membantu mengurangi risiko kulit mengelupas atau iritasi.

Baca Juga: 5 Mitos Tabir Surya yang Masih Dipercaya Pria, Jangan Sampai Salah!

Malam Ketiga dan Keempat: Fokus Memulihkan Kulit

Dua malam berikutnya adalah waktu bagi kulit untuk beristirahat dan memperbaiki lapisan pelindungnya.

Pada tahap ini, hindari penggunaan bahan aktif seperti retinoid maupun eksfolian.

Cukup bersihkan wajah, gunakan serum yang menghidrasi bila diperlukan, misalnya yang mengandung asam hialuronat, kemudian aplikasikan pelembap yang kaya kandungan pelembap seperti ceramide, peptida, atau gliserin.

Tahap pemulihan ini penting agar kulit tetap sehat, lembap, dan tidak mudah mengalami iritasi akibat penggunaan bahan aktif.

Jangan Lupakan Rutinitas Pagi Hari

Meski skincare cycle dilakukan pada malam hari, rutinitas pagi tetap menjadi bagian penting dari perawatan kulit.

Setelah menggunakan eksfolian dan retinoid, kulit menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.

Karena itu, cukup lakukan rutinitas sederhana berupa mencuci wajah, menggunakan pelembap ringan, lalu mengaplikasikan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap pagi.

Penggunaan tabir surya secara rutin membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet sekaligus menjaga hasil perawatan yang telah dilakukan pada malam hari.

Baca Juga: Skincare Educator: Kulit Sehat Lebih Penting daripada Sekadar Glowing