Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno turut membantah isu yang menyebutkan dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto dikarenakan sakit.

Ia menegaskan jika dirinya tengah menjalankan tugas sebagai pembantu Presiden Prabowo, dan saat ini tengah turun langsung memimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

Baca Juga: Lagi-Lagi Istana Bantah Prabowo Mau Rombak Kabinet Merah Putih

"Enggak (sakit), mundur enggak. Lagi bertugas kok. Lagi bertugas," katanya, seperti dikutip Rabu (12/8/2026).

Lanjutnya, ia mengaku berangka dari Jakarta ke Malang sekitar pukul 06.30 WIB dan melanjutkan perjalanan darat ke kawasan Gunung Bromo.

Baca Juga: Pengangguran Turun, Prabowo dapat Catatan Positif dari Guru Besar

"Tadi pagi, jam 06.30 WIB, saya berangkat ke Malang, terus kemudian ke Bromo. Kita rapat koordinasi untuk percepatan pemadaman kebakaran di Bromo," ucapnya.

Lebih lanjut, ia memberikan update bahwa saat ini masih terdapat dua titik api yang perlu ditangani segera dari 36 titik kebakaran di kawasan Bromo.

"Jadi, memang ada 36 titik kebakaran ya, paling puncaknya yang lalu. Ini tadi, masih ada dua titik kebakaran, titik api. Ada dua titik api, makanya kita tetap pertahankan untuk bantuan BNPB water bombing ya," ujarnya lagi.

Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas dengan operasi modifikasi cuaca (OMC).

"Iya masalahnya di Bromo saat ini tidak ada awan sehingga sulit untuk bisa melakukan OMC. Kita perkirakan kalau sesuai dengan ramalan itu empat hari lagi ada awan untuk bisa OMC," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar Pratikno mundur sebagai menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (menko PMK).