Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di jalur yang benar setelah dua tahun berjalan. Di hadapan jajaran kabinet, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah mencatat berbagai pencapaian, mulai dari program swasembada pangan hingga pembangunan infrastruktur.

Ia pun meminta para menterinya tidak minder dengan hasil kerja yang telah dicapai.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menutup arahannya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, ia menyinggung sejumlah kebijakan strategis yang menjadi fokus pemerintah, termasuk swasembada pangan, Danantara, dan kebijakan ekspor satu pintu.

“Saudara-saudara, apa yang kita lakukan ini untuk keselamatan kita. Swasembada pangan, Danantara, ekspor satu pintu. Begitu banyak keberhasilan kita. Jadi saya minta, jangan kita minder lagi. Kita, we are on the right track,” ujar Prabowo, dikutip Minggu (25/10/2026).

Baca Juga: Airlangga Lapor ke Prabowo: Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Tertinggi di G20 Pak...

Tak berhenti pada pernyataan tersebut, Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian yang diklaim telah diraih pemerintah selama dua tahun terakhir. Salah satunya, sebanyak 10.000 Koperasi Desa Merah Putih disebut telah beroperasi untuk mendorong aktivitas ekonomi di tingkat desa.

Di sektor perumahan, pemerintah melaporkan sekitar 440.000 rumah telah masuk dalam program bedah rumah. Sementara itu, di bidang pendidikan, hampir 90.000 sekolah disebut telah direnovasi.

Prabowo turut menyoroti pembangunan infrastruktur yang menghubungkan wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan akses lebih baik. Ia menyebut hampir 5.000 jembatan telah dibangun atau ditangani untuk menghubungkan sekitar 12.000 desa.

Baca Juga: Prabowo Akui MBG Masih Banyak Masalah: Bersihkan Sampai Bersih Ya!

“Saya terima kasih Satgas Jembatan, ketuanya Pak Maruli, terima kasih berhasil sekarang sudah mendekati 5 ribu jembatan,” kata Prabowo.

Pada sektor kesehatan, pemerintah juga menganggarkan pembangunan atau pengembangan 66 rumah sakit daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 rumah sakit dilaporkan telah selesai dibangun.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menjadi salah satu program yang disorot Prabowo. Selain itu, pemerintah mendorong digitalisasi layanan publik dan pengembangan mal pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan.

Meski memaparkan sederet capaian, Prabowo mengakui pekerjaan pemerintah masih jauh dari selesai. Ia menyebut tantangan pembangunan masih banyak dan kelemahan yang ada perlu dibenahi bersama.

“Jadi, pekerjaan banyak, tantangan banyak, kelemahan kita banyak, kerja sama. Kita atasi bersama, ya. We have to work as a team,” pungkasnya.