Presiden Prabowo Subianto memamerkan pertumbuhan ekonomi dalam forum Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington, D.C., Amerika Serikat yang digelar Rabu (18/2/2026).

Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sekarang ini berada pada angka 5 persen dan bakal terus meningkat lewat berbagai strategi dan kebijakan pemerintah.  

Baca Juga: Mahal, Transaksional dan Brutal, Prabowo dan DPR Kompak Sebut Sistem Politik RI Harus Ditata Ulang

“Ekonomi kami tumbuh stabil pada angka 5% lebih. Kami akan terus menjaga lintasan ini, dan secara pribadi saya yakin pertumbuhan kami akan jauh lebih tinggi tahun ini. Indikator nyata sudah mulai terlihat; kami menggerakkan ekonomi dari tingkat akar rumput,” ujar Prabowo dilansir Jumat (20/2/2026). 

Dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia, pemerintah lanjut Prabowo telah merancang berbagai kebijakan. Intinya kata dia pemerintah Indonesia merancang strategi pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan. 

Tak hanya itu kepala negara mengatakan, Pemerintah Indonesia tak hanya fokus mengejar angka pertumbuhan ekonomi dan hal itu dibarengi dengan berbagai kebijakan untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional,salah satunya lewat pemanfaatan sumber daya alam secara sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.

“Strategi ekonomi kami sangat terfokus. Pertama, kami ingin memiliki kemampuan untuk mempertahankan pertumbuhan. Namun, kami perlu mengendalikan ekonomi dalam arti mengontrol penggunaan sumber daya alam kami secara sehat,” tegasnya.

Selain menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen, Prabowo juga menyoroti berbagai praktik ekonomi ilegal yang dinilai merugikan negara. Mulai dari pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, hingga korporasi yang mengelola perkebunan di kawasan hutan lindung.

Prabowo menegaskan persoalan tersebut bukanlah hal baru, tetapi menjadi tantangan lama yang harus dihadapi secara tegas demi menyelamatkan pendapatan negara.

“Saya tidak ingin menyerahkan kedaulatan pemerintah Indonesia kepada kartel-kartel ilegal yang terus menyebabkan hilangnya pendapatan negara yang seharusnya menjadi hak pemerintah dan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga: Cara Pandang Dahlan Iskan Soal Pemerintahan Prabowo

Dengan strategi penguatan ekonomi dari akar rumput, pengelolaan sumber daya alam yang lebih disiplin, serta penertiban praktik ilegal, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil sekaligus semakin kompetitif di tingkat global.