Di tengah budaya yang sering mengagungkan hasil instan, Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja, mengingatkan pentingnya mengambil setiap keputusan dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang.
Menurutnya, kesuksesan yang berkelanjutan tidak dibangun hanya dari pencapaian sesaat, melainkan dari keputusan yang mampu menjaga arah kehidupan tetap positif dalam jangka panjang.
Jahja menilai, setiap tindakan, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional, seharusnya tidak hanya diukur dari manfaat yang langsung dirasakan.
Menurutnya, setiap keputusan juga perlu mempertimbangkan konsekuensi yang mungkin muncul di masa depan.
Jahja pun mengingatkan bahwa sikap serakah seringkali tampak menguntungkan dalam waktu singkat. Namun, keuntungan tersebut biasanya tidak bertahan lama dan justru dapat membawa dampak negatif di kemudian hari.
"Artinya kita memang tidak serakah mau mencapai yang paling hebat sekali. Tetapi kita juga mempertimbangkan hal lain untuk ke depan, mid term and long term. Karena kehidupan kita harus berkesinambungan terus, harus menunjukkan trend line yang positif," ungkap Jahja, dalam sebkha video sebagaimana dikutip Olenka, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: Jahja Setiaatmadja Tekankan Pentingnya Menghargai dan Melindungi Tim
Jahja melanjutkan, setiap orang perlu membiasakan diri melihat kehidupan sebagai sebuah perjalanan jangka panjang, bukan sekadar mengejar hasil instan.
Dengan cara berpikir seperti itu, kata dia, seseorang akan lebih bijaksana dalam menentukan langkah dan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
"Itu yang penting, kita belajar mendalami suatu trendline dalam kehidupan. Kita dalam hidup harus melihat jangka pendek, menengah, atau panjang," kata Jahja.
Jahja menjelaskan bahwa mengejar hasil yang maksimal dalam waktu singkat memang memungkinkan.
Namun, strategi semacam itu sering kali tidak mampu dipertahankan dalam jangka panjang dan berisiko menimbulkan berbagai persoalan di kemudian hari.
"Nah kalau yang maksimal, biasanya bukan jangka panjang tuh. Mungkin setahun, dua tahun bisa. Tetapi setelah itu, kamu akan merasakan kesulitan-kesulitan atau turn around kepada yang negatif," tandasnya.