PERURI kembali mempertahankan capaian tertinggi dalam ajang TOP GRC Awards 2026 dengan meraih predikat Bintang 5. Keberhasilan dan konsistensi mempertahankan predikat ini selama bertahun-tahun, berbuah PERURI juga mendapatkan Golden Trophy pada TOP GRC 2026.
Selain itu, Farah Fitria Rahmayanti selaku Direktur Teknologi, Informasi dan Manajemen Risiko PERURI turut meraih penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026. Penghargaan tersebut diberikan pada acara puncak TOP GRC Awards 2026 yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, pada Rabu (9/9).
Bagi PERURI, aspek Governance, Risk Management dan Compliance (GRC) tidak hanya diarahkan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, penguatan ketahanan bisnis, serta keberlanjutan transformasi perusahaan.
Baca Juga: Akselerasi Transformasi Digital, PERURI Sabet Penghargaan di Indonesia Property & Bank Award 2026
Sebagai instansi yang ditugaskan menjadi GovTech Indonesia, PERURI dihadapkan pada tuntutan untuk bekerja secara agile, fleksibel, dan dinamis guna mempercepat transformasi layanan digital nasional. Dalam ekosistem yang serba cepat ini, GRC memegang peranan esensial sebagai pagar pengaman. Melalui penerapan Security and Privacy by Design pada setiap pengembangan layanan, serta integrasi manajemen risiko berbasis sistem, PERURI memastikan bahwa kelincahan inovasi tetap sejalan dengan standar keamanan informasi dan regulasi. Hal ini memungkinkan PERURI untuk beradaptasi dengan cepat tanpa mengorbankan akuntabilitas.
Farah Fitria Rahmayanti menyampaikan bahwa penerapan GRC di PERURI terus diperkuat agar semakin terintegrasi dengan strategi dan proses bisnis perusahaan.
“Kami memandang bahwa GRC bukan sekadar instrumen kepatuhan, tetapi merupakan bagian dari fondasi pengambilan keputusan dan strategi perusahaan. Di tengah perkembangan teknologi dan dinamika risiko yang semakin kompleks, tata kelola yang kuat harus mampu berjalan secara adaptif, terintegrasi, dan berbasis risiko agar transformasi perusahaan tetap tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Farah.
Konsistensi mempertahankan predikat tertinggi dari tahun ke tahun mencerminkan bahwa penerapan GRC di PERURI tidak bersifat sesaat, melainkan telah menjadi bagian dari sistem pengelolaan perusahaan yang terus dijaga dan disempurnakan. Penguatan GRC menjadi semakin strategis seiring transformasi PERURI sebagai perusahaan teknologi high-security. Perkembangan portofolio bisnis, pemanfaatan teknologi, serta dinamika risiko yang semakin kompleks membutuhkan tata kelola yang terintegrasi agar setiap strategi dan keputusan perusahaan tetap mempertimbangkan aspek risiko, kepatuhan, akuntabilitas, dan keberlanjutan.