Seiring dengan dinamika pasar yang kian kompetitif, FAS menegaskan komitmennya sebagai growth partner tepercaya bagi berbagai jenama (brand) di Indonesia. Mengusung pendekatan terintegrasi Build, Sell & Scale sebagai bagian dari ekosistem perdagangan omnichannel PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli, FAS hadir untuk mendampingi pelaku bisnis mulai dari membangun fondasi operasional yang kokoh, mengoptimalkan penjualan, hingga memperluas skala bisnis secara berkelanjutan.

"Fulfillment saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai fungsi operasional. Ketika brand berkembang dan channel penjualannya semakin beragam, kebutuhan terhadap inventory, fulfillment, distribution, hingga customer experience juga semakin terintegrasi. Karena itu, fulfillment perlu berkembang dari sekadar menjalankan proses operasional menjadi kapabilitas yang membantu brand bergerak lebih cepat, lebih fleksibel, dan siap untuk scale," ujar Bayu Sudjono, Operations Director, FAS, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Penyedia Layanan Pengelolaan E-Commerce, AHA Commerce, Masuki Pasar Thailand

Selama hampir dua dekade, FAS membangun kapabilitas yang berangkat dari operational excellence di sektor fulfillment, lalu berkembang untuk menjawab kebutuhan brand yang semakin luas. Saat ini, FAS memiliki 15 warehouse dengan total footprint 200.000 sqm dan monthly throughput lebih dari 15 juta dengan inventory accuracy mencapai 99,8%.

Kapabilitas FAS kemudian berkembang untuk mendukung brand tidak hanya dalam menjalankan operasional, tetapi juga dalam menjawab kebutuhan sepanjang perjalanan pertumbuhan bisnis. Kapabilitas tersebut kini mencakup lima area utama: 

  1. Operasional (operational), FAS membantu memastikan fondasi bisnis berjalan andal dan scalable melalui FAS Fulfillment, FAS Delivery (BES), FAS Care, serta segera meluncurkan FAS Cold Chain. Kapabilitas ini mencakup kebutuhan fulfillment, delivery, customer care, hingga penanganan produk yang membutuhkan cold chain;
  2. Penjualan (sales), FAS Commerce membantu brand mengelola dan mengembangkan aktivitas commerce di berbagai kanal. Saat ini, FAS Commerce mengelola lebih dari US$200 juta GMV dan terintegrasi dengan sembilan platform, mulai dari Shopify hingga TikTok Shop. FAS juga tercatat sebagai TikTok Shop Gold Certified Partner;
  3. Pemasaran (marketing), FAS melalui FAS Affiliate dan FAS Studio mendukung brand dalam membangun demand dan engagement melalui konten, affiliate, serta live commerce. FAS saat ini memiliki 20 live studios dan lebih dari 2.000 affiliates network dengan kapasitas broadcast 24/7 yang memungkinkan brand mengembangkan aktivitas content dan live commerce secara lebih konsisten dan scalable;
  4. Distribusi (Distribution), lewat FAS Distribution dan FAS Enabler, FAS bekerja berdampingan dengan brand sebagai scale and growth partner, termasuk melalui skema trading yang memungkinkan FAS berbagi risiko, membuka akses ke physical shelves, dan berkolaborasi untuk mendorong pertumbuhan bersama;
  5. Value Added Services (VAS), melalui FAS Insight dan FAS Solutions, FAS membantu brand melihat berbagai peluang pengembangan bisnis berdasarkan kebutuhannya, mulai dari penyediaan insight, pembuatan website, hingga procurement dan solusi relevan lainnya untuk mengoptimalkan operasional serta mendukung pertumbuhan.

"Bagi FAS, menjadi growth partner berarti berada di sisi brand bukan hanya ketika mereka membutuhkan fulfillment, melainkan juga sepanjang perjalanan pertumbuhannya. Kami membantu membangun fondasi operasional yang kuat, mendukung aktivitas penjualan dan customer experience, serta membantu brand memperluas skala bisnis. Dengan mengambil alih kompleksitas operasional tersebut, kami ingin memberikan ruang bagi brand untuk fokus pada hal-hal yang menjadi prioritas. Karena pada akhirnya, kami tidak sekadar membantu brand memenuhi pesanan, melainkan mengantar bisnis mereka melangkah lebih jauh," ungkap Alvin Hadibowo, Commercial Director of FAS.