PT Bank KB Indonesia Tbk atau KB Bank memperluas fokus pembiayaan sektor produktif melalui kerja sama distributor financing dengan PT ECS Indo Jaya, sebagai langkah strategi dalam memperkuat rantai pasok industri teknologi nasional.

Melalui kerja sama tersebut, KB Bank menyediakan fasilitas pembiayaan Supply Chain Finance (SCF) hingga Rp200 miliar yang ditujukan bagi distributor dalam ekosistem PT ECS Indo Jaya. Pembiayaan ini difokuskan untuk membantu kebutuhan modal kerja distributor, menjaga likuiditas usaha, sekaligus mendukung kelancaran distribusi produk teknologi ke berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Hitung-Hitungan Gubernur Bank Indonesia: Tekanan Berhenti di Juni, Rupiah Akan Menguat di Juli-Agustus 2026

KB Bank menilai pembiayaan berbasis ekosistem bisnis menjadi salah satu peluang pertumbuhan di sektor perbankan, khususnya pada industri teknologi informasi dan komunikasi yang dinilai memiliki prospek positif. Strategi tersebut juga sejalan dengan upaya bank memperluas penetrasi pada sektor-sektor produktif yang memiliki potensi pertumbuhan kuat.

Transaction Banking Division Head KB Bank, Novita S Djani, mengatakan "kerja sama dengan PT ECS Indo Jaya merupakan bagian dari penguatan bisnis transaction banking melalui solusi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan ekosistem usaha saat ini." ujarnya dalam keterangannya.

Menurutnya, peningkatan kebutuhan transformasi digital di berbagai industri menjadi pendorong pertumbuhan sektor ICT.

Sementara itu, Presiden Direktur PT ECS Indo Jaya, Antonius, menyebut dukungan pembiayaan dari KB Bank diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi distributor dalam mengembangkan usaha.

"Akses modal kerja yang lebih optimal juga dinilai dapat mempercepat distribusi produk ke pasar serta mendukung pengembangan bisnis secara berkelanjutan." tambahnya.

PT ECS Indo Jaya sendiri merupakan bagian dari VSTECS Group dan anak perusahaan VSTECS Holdings Limited yang tercatat di Hong Kong Stock Exchange. Di Indonesia, perusahaan tersebut menjalankan lini bisnis Distribution, Enterprise System, dan IT Services dengan dukungan enam kantor cabang, enam gudang, lebih dari 5.400 mitra aktif, serta layanan yang menjangkau lebih dari 225 kota di Indonesia.

Untuk mendukung kebutuhan transaksi bisnis perusahaan menengah dan besar, KB Bank juga menghadirkan berbagai layanan wholesale banking dan transaction banking, mulai dari cash management, trade finance, custody, hingga pembiayaan terstruktur. Layanan tersebut terintegrasi melalui platform digital bisnis KBstarbiz yang mendukung pengelolaan likuiditas dan transaksi nasabah.

Melalui sinergi dengan pelaku industri teknologi, KB Bank optimistis dapat memperkuat perannya sebagai mitra finansial yang mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis nasional secara berkelanjutan.