PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) secara resmi meluncurkan Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah bertajuk “Akselerasi UMKM Menuju Ekonomi Berkeadilan” dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6).
Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah yang diluncurkan pada kesempatan ini merupakan edisi kedua yang disusun sebagai pengembangan dari buku sebelumnya. Buku ini hadir dengan pembahasan yang lebih mendalam dan komprehensif mengenai peran penjaminan pembiayaan syariah dalam mendukung berbagai sektor ekonomi. Melalui peluncuran buku ini, Askrindo Syariah berharap dapat mendorong peningkatan pemahaman bersama mengenai peran strategis industri penjaminan syariah, sekaligus memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mendukung pertumbuhan perekonomian syariah nasional.
Baca Juga: Kolaborasi! Askrindo dan Bank BJB Kerja Sama Dukung Program Pemerintah
Acara diawali dengan sambutan dari Plt. Direktur Utama Askrindo Syariah, Aviantono Yudihariadi, dan Komisaris Utama Askrindo Syariah, Siti Ma’rifah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh regulator dan stakeholder, di antaranya Destry Anna Sari, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi RI, M. Riza Adha, Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro sekaligus Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, serta Frederica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner OJK yang memberikan keynote speech secara daring. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan dari stakeholder terhadap pengembangan dan penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.
Dalam sambutannnya, Aviantono Yudihariadi menegaskan komitmen Askrindo syariah dalam meningkatkan literasi dan edukasi penjaminan syariah melalui penerbitan Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah kedua tersebut.
Baca Juga: Askrindo Gandeng DKP Demak: Jamin Keamanan Nelayan Melaut
“Kami menyadari bahwa keberhasilan perkembangan industri keuangan syariah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan bisnis dan inovasi layanan semata. Dibutuhkan pula peningkatan literasi, edukasi, dan pemahaman yang memadai agar masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun praktisi dapat memahami peran strategis penjaminan pembiayaan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional,” jelasnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video milestone yang menampilkan perjalanan penulisan Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah, disertai pemaparan singkat mengenai latar belakang dan proses penyusunannya. Puncak acara ditandai dengan prosesi peluncuran buku secara resmi melalui penekanan tombol digital oleh jajaran Direksi Askrindo Syariah bersama dengan stakeholder. Setelah prosesi peluncuran, dilakukan penyerahan buku secara simbolis sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan industri penjaminan syariah, dan ditutup dengan sesi ramah tamah serta makan siang bersama.
Kehadiran Buku Penjaminan Pembiayaan Syariah menjadi wujud komitmen Askrindo Syariah dalam mendukung penguatan ekosistem keuangan syariah di Indonesia. Melalui buku ini, Askrindo Syariah berharap dapat meningkatkan literasi serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Didirikan pada akhir 2012, Askrindo Syariah merupakan perusahaan penjaminan pembiayaan berbasis syariah pertama di Indonesia dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Sejak 31 Maret 2020, Askrindo telah resmi bergabung ke dalam Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG). Sebagai bagian dari IFG, Askrindo Syariah terus berupaya menjadi perusahaan penjaminan syariah terbesar dan terpercaya di Indonesia.
Sampai saat ini, Askrindo Syariah telah memiliki 41 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akan terus diperkuat sehingga dapat memberikan pelayanan penjaminan yang amanah dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Selain itu, perusahaan juga fokus pada digitalisasi sistem, termasuk implementasi host to host, Online System Application (OSA), dan Mobile Application Askrindo Syariah (MAASya). Hal ini dilakukan untuk mendukung pengembangan layanan serta inovasi produk berbasis digital guna meningkatkan nilai perusahaan.