Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta pada seluruh kader partainya untuk secara ketas mengawal program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan, Bahlil meminta kadernya untuk ikut memberikan masukan apabila menemukan kekurangan dalam pelaksanaan program pemerintah. Menurutnya, pemerintahan Prabowo mempunyai program yang berbpihak kepada masyarakat.

Baca Juga: Target Lifting 610 Ribu Barel Penuh Tantangan, Akademisi Nilai Strategi Menteri Bahlil Sudah Tepat

Namun, ia mengaku bila masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program-program tersebut. "Sekalipun memang kita tahu masih banyak kekurangan di sana-sini, tetapi tanggung jawab kita semua untuk memberikan masukan yang konstruktif dalam rangka perbaikan," katanya seperti dikutip, Kamis (20/8/2026).

Lebih lanjut, ia juga meminta kepada Fraksi Partai Golkar di parlemen untuk memantau realisasi anggaran di berbagai kementerian.

Baca Juga: Gegara Prabowo Puji Bahlil, Kecerdasan Presiden RI Dihitung Satu-satu: Soekarno hingga SBY Grade A, Jokowi Paling Rendah, Nggak Punya Ijazah

"Saya juga meminta kepada seluruh fraksi agar mengejar kementerian-kementerian yang realisasinya itu lambat, termasuk ESDM. Enggak apa-apa, itu kita harus fair," ujarnya yang juga Menteri ESDM Kabinet Merah Putih.

Bukan tanpa sebab, ia menilai dengan lambatnya realisasi anggaran berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi. 

"Kalau belanja pemerintah sebagai trigger terhadap pertumbuhan lambat untuk dieksekusi, itu pasti akan terdampak pada lapangan pekerjaan dan pertumbuhan," ujarnya lagi.

Ia juga memminta menteri dari Partai Golkar untuk tidak menganggap koreksi dari parlemen sebagai bentuk kurang dukungan. Justru, menurut Bahlil kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki pelaksanaan program pemerintah.

"Saya minta dan semua menteri yang ada di Golkar enggak boleh merasa kalau dikoreksi oleh parlemen enggak boleh merasa bahwa itu kita tidak didukung," tegasnya.