Pandangan tentang baik buruknya kinerja seseorang menjadi salah satu nilai yang sangat penting dalam dunia kerja. Reputasi memegang peran krusial atas naik turunnya karier, . Ia menjadi cerminan identitas dan kredibilitas, serta merupakan aset tidak berwujud yang penting untuk selalu dirawat. 

Managing Director Lubricants Shell Indonesia, Andri Pratiwa, mengatakan reputasi menjadi poin utama yang mempengaruhi keberlangsungan karier. 

Baca Juga: Benarkah Konflik Iran Bisa Picu Perang Dunia III?

Individu dengan reputasi anjlok jelas lebih sukar dalam mengupgrade jenjang karier justru sebaliknya mereka lebih cenderung downgrade. Sementara mereka yang sukses membangun reputasi  jelas perjalanan kariernya jauh lebih mulus dan leluasa. 

"Di lingkungan kerja itu sangat penting untuk membangun satu reputasi," kata Andri dilansir Olenka.id Kamis (5/3/2026). 

Menurut Andri, membangun reputasi di dunia kerja itu sama halnya dengan menjaga kualitas dan performa, mereka yang konsisten menorehkan prestasi bakal mendapat penilaian baik, sebaliknya individu dengan kinerja pas-pasan atau yang cenderung menurun bakal mendapat rapor merah.

Jadi individu yang belum mencapai performa maksimal perlu meningkatkan kompetensi demi mendapat reputasi dan citra baik di lingkungan kerja untuk menunjang karier mereka.

"Kalau anda kerjanya menurun kualitasnya, yang orang lihat itulah kualitas anda. That's your brand," tegasnya. 

Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Presisi di Shell Indonesia

"To build your brand. Brand apa yang teman-teman perlu build? Mau jadi yang terbaik, terus juga resilience, inovatif, apapun brand yang mau dibentuk di diri kita sendiri. Dan itu harus bisa disampaikan kepada temen-temen. Cuman pendekatannya agak berbeda, tapi that's the approach ini," tambahnya memungkasi.