Juru Bicara PDI-Perjuangan Guntur Romli merespons santai terkait safari politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ke Jawa Tengah (Jateng) yang dikenal sebagai kandang Banteng.
Menurutnya, aksi Jokowi tersebut tak lebih dari kesombongan PSI. Bahkan, pihaknya menyebut jika rencana Jokowi keliling kandang Banteng tak perlu ditanggapi, apalagi dikhawatirkan.
Baca Juga: Blusukan Jokowi Dibaca Sebagai Lanjutan Konflik dengan PDI-Perjuangan
Baca Juga: Tak Mungkin Jateng Jadi Kandang Gajah...
"Itu hanya bentuk kesombongan PSI, bukan pernyataan yang perlu ditanggapi, apalagi dikhawatirkan," katanya kepada wartawan, pekan kemarin.
Lebih lanjut, ia menilai jika PSI bukanlah partai besar yang bisa merebut kandang Banteng. Bukan tanpa sebab, ucapan tersebut tercercim dari PSI yang hingga kini belum masuk parlemen.
"Kalau PSI itu parpol besar di 2024, terus bilang mau rebut kandang Banteng, itu lebih masuk akal," katanya.
Baca Juga: Kasus Korupsi MBG Makin Meluas, Ini Daftar Dugaan Penyimpangan dari Jual Titik Dapur hingga Ompreng
Selain itu, pihaknya menilai jika PSI tak akan bisa berbuat banyak, terlebih mereka juga gagal saat didukung Jokowi waktu masih menjadi presiden.
"Meski didukung penuh oleh Jokowi yang waktu itu masih presiden, dengan tagline PSI Partai Jokowi, pasang foto Jokowi di semua baliho, jadi presiden saja Jokowi gagal meloloskan PSI, apalagi tidak jadi presiden," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo mengatakan jika Jokowi akan ditemani anaknya yang sekaligus Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam rencana safarinya ke Jateng.
"Mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli ini sudah bisa berjalan," katanya.