Nyeri di dada kerap membuat seseorang khawatir mengalami gangguan jantung. Namun, keluhan serupa juga dapat muncul akibat gastroesophageal reflux disease (GERD), sehingga tidak sedikit orang yang kesulitan membedakan keduanya.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik, Prof. Dr. Zubairi Djoerban, SpPD-KHOM, FINASIM, menjelaskan bahwa GERD memang dapat menimbulkan nyeri di dada.
Begitu pula dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan nyeri di area dada yang sama.
“Jadi gini, GERD menyebabkan nyeri di dada itu benar. Serangan jantung menyebabkan nyeri di dada yang daerah yang sama, itu juga benar,” tutur Prof. Zubairi, dikutip dari laman Instagram pribadinya, Senin (31/8/2026).
Kesamaan lokasi nyeri inilah yang terkadang membuat masyarakat mengira bahwa GERD memiliki hubungan langsung dengan serangan jantung. Padahal, menurut Prof. Zubairi, anggapan tersebut tidak tepat.
Prof. Zubairi menegaskan bahwa GERD bukan penyebab langsung terjadinya serangan jantung.
Baca Juga: 5 Pemicu GERD Kambuh di Pagi Hari yang Wajib Diwaspadai
“Namun, apakah GERD langsung menyebabkan serangan jantung? Itu tidak benar. Jadi GERD tidak menyebabkan serangan jantung,” tegasnya.
Meski GERD tidak menyebabkan serangan jantung, kedua kondisi tersebut memang dapat ditemukan pada orang yang sama.
Menurut Prof. Zubairi, salah satu alasannya adalah karena GERD dan penyakit jantung memiliki sejumlah faktor risiko yang berkaitan dengan gaya hidup.
“ Tetapi, kedua penyakit ini, GERD dan penyakit jantung, itu seringkali ditemukan pada orang dengan gaya hidup yang hampir sama,” jelasnya.
Salah satu contoh yang diberikan Prof. Zubairi adalah obesitas. Seseorang dengan berat badan berlebih dapat memiliki risiko lebih tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan, termasuk GERD maupun penyakit jantung.
“Jadi misalnya obesitas, berat badannya 115 kg gitu ya. Nah obesitas ini mudah serangan jantung dan mudah terkena GERD. Namun bukan GERD-nya penyebab serangan jantung,” katanya.
Baca Juga: Tanda Penyakit Jantung Koroner yang Sering Dianggap GERD, Waspada Ya!