PT Bank Central Asia Tbk tak bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar di tengah perkembangan teknologi digitalisasi di industri perbankan sekarang ini. BCA tak punya rencana efesiensi atau pengurangan karyawan sebab jumlah nasabah bank swasta ini terus melonjak.
SVP Operation Strategy and Development PT Bank Central Asia Tbk, Setiady Lo mengatakan, saat ini jumlah pelanggan BCA nyaris mencapai 4 juta nasabah, dengan jumlah yang lumayan besar itu perbankan tetap membutuhkan banyak karyawan demi memenuhi pelayanan perbankan yang berkualitas, baginya masalah service nasabah tak melulu diselesaikan dengan kemajuan teknologi.
Baca Juga: BCA Tak Pangkas ATM dan Kantor Cabang di Tengah Pesatnya Digitalisasi
“Kita BCA ini jumlah nasabahnya itu meningkat terus-menerus. Jadi sampai dengan saat ini itu sudah hampir 40 juta nasabah BCA. Jadi dibandingkan tahun sebelumnya itu jumlah nasabah kita itu terus meningkat ya Pak,” ujarnya dilansir Olenka.id Kamis (26/2/2026).
“Jadi dampaknya kalau jumlah nasabah meningkat kebutuhan nasabahnya kan semakin banyak sehingga kebutuhan itu harus kita penuhi juga di cabang-cabang kita,” tambahnya.
Alih-alih melakukan pengurangan karyawan, BCA justru melakukan perekrutan di tengah melonjaknya nasabah baru. Seluruh karyawan digembleng untuk memberi performa terbaiknya.
“Jadi memang arah kita itu lebih ke bagaimana memposisikan supaya karyawan-karyawan BCA itu semakin banyak yang siap melayani nasabah. Jadi siap menjadi garda terdepan di dalam melayani nasabah. Tapi fokusnya bukan mengurangi orang ya Pak, tapi bagaimana karyawan BCA itu siap melayani nasabah sebanyak mungkin. Sebisa mungkin resources yang kita punya itu adalah kita alokasikan untuk melayani nasabah lebih banyak lagi,” ucapnya.
BCA memandang peningkatan nasabah mesti dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan, tujuannya adalah untuk menggaet pelanggan baru. BCA sadar betul kualitas layanan menjadi senjata utamanya untuk mencari nasabah baru.
Baca Juga: BCA Bicara soal Inovasi Digital di Kantor Cabang
“Karena tadi pertumbuhan nasabah BCA itu masih terus terjadi. Jadi semakin banyak orang yang butuh dilayani. Jadi kita juga akan kesulitan apabila kita melakukan pengurangan orang tapi nasabahnya bertambah.Jadi tidak ada orang yang nanti bisa melayani. Padahal tadi preposisi awal kita adalah, atau hipotesa awal kita adalah, bahwa kantor-cabang kita itu penting untuk melayani nasabah,” pungkasnya.