Monash University, Indonesia bersama Sinar Mas Land sukses menyelenggarakan NextGen Digital Impact Competition, sebuah kompetisi berskala nasional yang mendorong generasi muda untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan nyata di bidang Digital Business dan Information Technology melalui pendekatan riset. Dengan mengangkat topik-topik yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri di masa depan, peserta diajak untuk mengkaji beragam persoalan yang dihadapi masyarakat maupun dunia usaha.
Proses ini dimulai dari identifikasi akar masalah, analisis dampak terhadap berbagai pemangku kepentingan, hingga perumusan solusi berdasarkan penelitian yang mendalam. Melalui tahapan tersebut, kemampuan analitis para peserta semakin terasah untuk menghadapi kompleksitas dan dinamika dunia digital yang terus berkembang.
Baca Juga: Hadirkan Kampanye #BeresBosch, Bosch Home Appliances Sederhanakan Teknologi Dapur Modern
Dr. Yessy Arnold Perangin Angin, Vice President of Education Monash University, Indonesia mengatakan, “NextGen Digital Impact Competition merupakan upaya Monash untuk mendorong generasi muda melihat teknologi tidak hanya sebagai alat, tetapi juga sebagai sarana untuk memahami dan menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Melalui pendekatan berbasis riset dan analisis, kami ingin membekali peserta dengan kemampuan berpikir kritis yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional maupun perkembangan industri di masa depan.”
NextGen Digital Impact Competition dikemas dalam beberapa tahapan yang saling terhubung, mulai dari pengumpulan Problem Statement Essay, proses seleksi oleh dewan juri, hingga sesi presentasi final oleh para finalis terpilih. Pada setiap tahap, peserta dituntut untuk menyusun analisis komprehensif terhadap isu yang mereka angkat, mengidentifikasi akar permasalahan, dan menilai implikasinya bagi masyarakat maupun industri. Tahap final menjadi momen puncak, ketika peserta mempresentasikan hasil analisis mereka di hadapan panel juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi industri.
Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kedalaman analisis, relevansi isu, pemahaman terhadap dampak yang ditimbulkan, serta kemampuan menyampaikan argumen secara sistematis dan berbasis data. Sebagai bentuk apresiasi atas kualitas riset dan pemikiran yang ditunjukkan peserta, Monash University, Indonesia bersama Sinar Mas Land menetapkan para pemenang NextGen Digital Impact Competition 2026, yaitu Clara Sutanto (Digital Business) dengan riset berjudul “Caring for the Forgotten Generation” serta Darlene Jovela Rachmat (Information Technology) dengan riset berjudul “The Digital Divide in Healthcare: How Accessible is AI in Rural Indonesia?”. Kedua karya tersebut mengangkat isu sosial dan teknologi yang relevan, dengan pendekatan analitis terhadap tantangan nyata di masyarakat serta potensi solusi berbasis inovasi digital.
“Di Sinar Mas Land, kami meyakini bahwa investasi pada talenta muda merupakan salah satu bentuk kontribusi paling bermakna bagi masa depan Indonesia. Melalui dukungan kami terhadap Program Beasiswa NextGen Undergraduate di Monash University, Indonesia, kami berupaya memperluas akses terhadap pendidikan bertaraf dunia serta memberdayakan generasi penerus dengan pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir global yang dibutuhkan untuk berkembang di tengah lanskap internasional yang semakin kompetitif. Inisiatif ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan tenaga kerja yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global,” ujar Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land.
Penyelenggaraan NextGen Digital Impact Competition berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan Indonesia akan talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki keterampilan analitis, kemampuan problem solving, dan pemahaman mendalam terhadap konteks bisnis serta sosial. Melalui inisiatif ini, Monash University, Indonesia bersama Sinar Mas Land berkomitmen untuk terus mengembangkan talenta muda yang adaptif, mampu menghasilkan pemikiran yang berdampak, dan siap berkontribusi bagi kemajuan ekosistem digital Indonesia.