Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana. Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Penunjukan Nanik menambah daftar panjang perjalanan kariernya yang mencakup dunia jurnalistik, pengelolaan media, pemerintahan, hingga badan usaha milik negara (BUMN).

Sebelum dipercaya memimpin BGN, Nanik telah menempati sejumlah posisi strategis yang berkaitan dengan komunikasi publik, pengawasan, dan tata kelola organisasi.

Baca Juga: Mengenal Sosok Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala BGN

Berkarier dari Dunia Jurnalistik hingga Memimpin Perusahaan Media

Nanik mengawali kariernya sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit yang berada di bawah Kompas Gramedia Group. Seiring waktu, ia dipercaya menempati berbagai posisi manajerial di Kelompok Media Peluang (KMP).

Di lingkungan grup media tersebut, Nanik pernah menjabat sebagai Direktur Utama dan Komisaris pada sejumlah perusahaan media, termasuk Majalah Femme dan Tabloid Info Kecantikan. Pengalaman tersebut membentuk rekam jejaknya dalam mengelola organisasi, membangun komunikasi publik, serta memimpin tim kerja dalam skala nasional.

Mengawal Pengawasan Program Gizi Nasional

Salah satu pengalaman yang paling dekat dengan tugas barunya saat ini adalah ketika menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi sejak September 2025.

Baca Juga: Pasca Pemecatan Dadan Hindayana, Markas BGN Langsung Digeledah Kejagung

Dalam posisi tersebut, Nanik terlibat dalam berbagai kegiatan pengawasan program gizi nasional, mulai dari evaluasi operasional unit dapur pelayanan gizi hingga pemantauan penerapan standar sanitasi dan keamanan pangan.

Ia juga terlibat dalam proses monitoring distribusi logistik program gizi di berbagai daerah. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan makan bergizi berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Berkontribusi dalam Program Pengentasan Kemiskinan

Sebelum menjabat di BGN, Nanik dipercaya menjadi Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada Oktober 2024.

Dalam lembaga tersebut, ia turut terlibat dalam penguatan data kemiskinan yang digunakan sebagai dasar penyusunan berbagai program bantuan sosial. Akurasi data menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan bantuan pemerintah dapat menjangkau kelompok sasaran secara tepat.

Menjadi Komisaris Independen Pertamina

Pada Juni 2025, Nanik mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Penunjukan tersebut menambah pengalaman strategisnya dalam bidang tata kelola korporasi.

Sebagai komisaris independen, ia menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan perusahaan serta mendorong penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BUMN energi tersebut.

Tantangan Baru sebagai Kepala BGN

Kini, Nanik menghadapi tanggung jawab yang lebih besar sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Ia akan memimpin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar jutaan penerima manfaat di berbagai daerah.

Dengan pengalaman di bidang media, pengawasan program pemerintah, pengentasan kemiskinan, dan tata kelola korporasi, Nanik membawa rekam jejak yang beragam untuk mendukung pelaksanaan program gizi nasional ke depan.

Dalam struktur kepemimpinan terbaru, BGN juga diperkuat oleh Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono yang ditunjuk sebagai wakil kepala guna mendukung pelaksanaan program secara lebih efektif dan terintegrasi.