Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim kondisi ekonomi Indonesia tetap konsisten menunjukan kestabilan dengan berbagai indikator yang menunjukkan ketahanan, fundamental ekonomi Indonesia tetap tumbuh positif di tengah guncangan global imbas perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

Airlangga mengatakan, kondisi itu membuktikan bahwa  Indonesia mampu menunjukan daya tahan sebagai negara yang adaptif dan resilien dalam menghadapi berbagai tekanan global. 

Baca Juga: Ketua MPR Minta Masyarakat Irit Pakai BBM

Dia mengatakan Pemerintah sama sekali tak berdiam diri, mereka aktif memantau perkembangan global terutama yang berkaitan dengan gangguan rantai pasok dunia. 

"Di tengah dinamika global yang menguji rantai pasok dunia, Indonesia menunjukkan dirinya sebagai bangsa yang adaptif, resiliensi, dan tangguh," kata Airlangga dilansir Rabu (1/4/2026). 

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga secara khusus menekankan bahwa sejauh ini persedian Bahan Bakar Minyak (BBM) juga tetap terjaga. Dia memastikan stok BBM dalam kondisi aman. 

"Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh, stok BBM nasional dalam kondisi aman, dan stabilitas fiskal tetap terjaga," katanya.

Airlangga menegaskan, berbagai kebijakan yang disiapkan bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan demikian, aktivitas ekonomi diharapkan tetap berjalan optimal meskipun di tengah tekanan global.

Baca Juga: Hitung-hitungan Kenaikan Harga BBM, Segini Perkiraan Harga Tertinggi

"Untuk itu kebijakan berikut ini diambil agar masyarakat tetap tenang dan tetap produktif," pungkasnya.