Sekolah Pilar Indonesia dengan bangga mempersembahkan kegiatan parent presentation. Siswa-siswi kelas 7 dengan bangga memerankan teater berjudul “Bung Hatta Sang Pelopor”. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Teater Tablo yang minim dialog, namun lebih mengutamakan ekspresi dan gerakan teatrikal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran inovatif yang diterapkan oleh sekolah, yang berfokus pada pengalaman belajar langsung dibandingkan dengan metode konvensional seperti menghafal teks buku dan ujian tertulis.

Untuk diketahui, dalam parent presentation ini, siswa diajak untuk memahami dan mengenal lebih dekat sosok Bung Hatta, seorang tokoh penting dalam sejarah Indonesia. Tidak hanya mempelajari biografi beliau, anak-anak juga didorong untuk menggali lebih dalam mengenai budaya dan kehidupan di Sumatra Barat, tempat kelahiran Bung Hatta.

Baca Juga: 7 Cara Sederhana Meningkatkan Minat Baca di Kalangan Siswa Sekolah Dasar

Proses pembelajaran dimulai dengan riset mendalam tentang perjalanan hidup Bung Hatta sejak lahir, masa kecil, pendidikan, hingga peran pentingnya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Siswa-siswi kemudian menyajikan hasil pembelajaran mereka melalui presentasi kreatif di hadapan para orang tua, guru, dan teman-teman mereka. Riset ini dilakukan dengan melakukan kunjungan langsung ke tanah kelahiran Bung Hatta, Bukittinggi, Sumatra Barat melalui program sekolah Jelajah Nusantara.

“Pendekatan belajar seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, memahami materi secara kontekstual, dan mengembangkan keterampilan presentasi serta kerja sama tim,” ujar Aji Widyanto, Kepala SMP Pilar Indonesia.

Baca Juga: 7 Ide Program Kreatif Literasi, Cocok Dijalankan di Sekolah!

Guru Sekolah Pilar Indonesia yakin bahwa pengalaman yang dimiliki oleh siswa-siswi dalam kegiatan ini akan menguatkan pemahaman mereka tentang sejarah.

“Kami percaya bahwa pengalaman langsung dan interaktif ini akan meninggalkan kesan mendalam dan pemahaman yang lebih kuat tentang sejarah dan budaya Indonesia pada diri siswa,” tambah Henri Sucahyo, guru kelas 7 Istanbul Sekolah Pilar Indonesia.

Kegiatan parent presentation ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak, memperkuat hubungan antara sekolah dan keluarga, serta menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif, serta senantiasa membentuk karakter siswa menjadi mandiri, berbudi pekerti, dan menghargai keberagaman.

Sekolah Pilar Indonesia terus berkomitmen untuk menyediakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi para siswanya, dengan terus berinovasi dalam metode pengajaran dan kurikulum.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan luas, kreatif, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dan program-program lainnya di Sekolah Pilar Indonesia, silakan kunjungi situs web kami di www.sekolahpilarindonesia.sch.id.