Siapa yang tak mengenal ACE Hardware, yang kini bertransformasi menjadi AZKO, pusat perlengkapan perkakas rumah tangga, teknik, dan industri yang begitu mudah ditemui di berbagai kota?
Di balik besarnya ekosistem ritel tersebut hadir satu nama yang menjadi arsitek utamanya, yakni Kuncoro Wibowo, generasi penerus keluarga Wong yang berhasil mengubah cara masyarakat Indonesia berbelanja produk perkakas secara lebih modern, nyaman, dan terorganisasi.
Sebagai figur sentral di balik PT Kawan Lama Sejahtera Group, terdapat kisah menarik yang menyimpan banyak pelajaran kepemimpinan dari sosok Kuncoro.
Kesuksesan yang ia bangun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, ia ditempa oleh kerja keras sejak remaja, keberanian mengambil peluang, bahkan pengorbanan besar untuk mempertahankan serta mengembangkan bisnis keluarga setelah sang ayah wafat.
Perjalanan panjang itulah yang mengantarkannya masuk jajaran orang terkaya Indonesia dan menjadi ikon transformasi ritel nasional. Lantas, bagaimana profil sang raja retail ini? Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (6/1/2026), berikut Olenka ulas selengkapnya.
Latar Belakang Keluarga dan Kehidupan Pribadi
Dikutip dari DetikFinance, Kuncoro Wibowo, yang dalam catatan keluarga Tionghoa dikenal sebagai Wong Jit Khioen, lahir pada tahun 1956 dan tumbuh di tengah keluarga pedagang di kawasan Glodok, Jakarta.
Ayahnya,Wong Jin, membuka sebuah toko perkakas sederhana berukuran 3x3 meter, tempat di mana Kuncoro kecil belajar berdagang sejak dini.
Sepulang sekolah, ia membantu melayani pembeli sambil mengikuti les bahasa Inggris dan Mandarin, dua bekal penting yang membuka peluangnya di masa depan.
Dalam kehidupan pribadi, Kuncoro menikah dengan Meutia Kumala dan dikaruniai beberapa anak, salah satunya Teresa Wibowo yang kini menjabat sebagai Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (AHI), perusahaan ritel yang sebelumnya dikenal dengan nama PT ACE Hardware Indonesia Tbk.
Menjelang masa pensiunnya, Kuncoro memilih menikmati waktu bersama keluarga, mengakhiri babak panjang perjuangan dari toko kecil di Glodok menjadi ikon ritel modern Indonesia.
Pendidikan
Pendidikan Kuncoro Wibowo menempuh jalan yang tidak sepenuhnya konvensional. Dikutip dari Tatler Asia, kesempatan belajar formalnya sempat terhambat akibat dampak pergolakan politik 1965, namun semangatnya untuk menimba ilmu tidak pernah padam.
Ia tetap belajar di rumah dengan mendatangkan guru pribadi serta aktif mengikuti berbagai kursus bahasa asing, terutama Inggris dan Mandarin, yang kelak membuka akses pada jejaring bisnis internasional.
Ketika situasi mulai membaik, Kuncoro memperluas wawasannya melalui program non-diploma di London Business School, Inggris pada tahun 1977, kemudian melengkapi kompetensi akademiknya dengan pendidikan Manajemen Ekonomi di Universitas Terbuka pada tahun 1993, sebagaimana dikutip dari DetikFinance.
Perjalanan Karier Kuncoro Wibowo
Masih dikutip DetikFinance, sejak muda Kuncoro sudah dibentuk oleh dunia dagang keluarga. Setelah resmi bergabung dengan PT Kawan Lama Sejahtera pada 1981 sebagai Sales Manager, kemampuan membaca pasar, menjalin relasi, dan memperluas jaringan membuatnya naik ke posisi strategis.
Pada 1995, ia diangkat sebagai Komisaris Utama, posisi yang memberinya peran sentral dalam menetapkan arah ekspansi perusahaan.
Langkah terpenting terjadi ketika ia bersama saudara-saudaranya mendirikan PT Ace Hardware Indonesia, Tbk, pemegang lisensi tunggal merek ritel perkakas asal Amerika Serikat.
Toko pertama dibuka di Supermal Karawaci, Tangerang, yang kemudian berkembang pesat dan menjadi rujukan kebutuhan rumah tangga dan industri ringan di Indonesia.
Peran Kepemimpinan di Kawan Lama Group
Kuncoro menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak 1995 dan secara konsisten berada di pucuk pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Pada 24 Mei 2017 hingga sekarang, ia pun kembali diangkat sebagai Komisaris Utama melalui RUPST, menegaskan perannya sebagai figur sentral dalam perjalanan Kawan Lama Group.
Baca Juga: Mengintip Kisah Crazy Rich Kuncoro Wibowo, Pemilik Kawan Lama Group
Visi dan Misi Kawan Lama Group
Dikutip dari laman resmi Kawan Lama Group, perjalanan besar perusahaan ini dimulai dari sebuah toko kecil di Glodok pada 1955.
Filosofi ‘Kawan Lama’ berakar pada prinsip kejujuran sebagai dasar hubungan antarmanusia dan bisnis. Nilai tersebut kemudian tertuang dalam budaya perusahaan I AM ELITE, yakni Innovative, Accountable, Mastery, Excellence, Leadership, Integrity, Teamwork, Enthusiasm, yang menjadi kompas kinerja seluruh insan perusahaan.
Dalam misi korporatnya, Kawan Lama Group berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah bagi kehidupan yang lebih baik melalui kegiatan sosial di bawah Yayasan Kawan Lama dengan lima pilar program: Sosial, Pendidikan, Lingkungan, Kesehatan, serta Seni & Budaya.
Deretan Bisnis Kuncoro Wibowo
Dikutip dari Inilah.com, nama Kuncoro Wibowo identik dengan jaringan ritel perkakas dan gaya hidup terbesar di Indonesia. Ekosistem bisnisnya melampaui dua merek besar, mencakup sektor distribusi teknis, manufaktur, properti, hingga lifestyle.
Dan, berikut 21 bisnis milik Kuncoro Wibowo di bawah naungan Kawan Lama Sejahtera Group:
- Krisbow – merek perkakas dan perlengkapan industri dengan puluhan ribu jenis produk.
- Sensorindo – penyedia perangkat keamanan dan sistem pengawasan elektronik.
- KAESER Compressors Indonesia – agen tunggal kompresor industri asal Jerman.
- Depo Teknik – toko khusus produk teknis dan kebutuhan industri ringan.
- AZKO – transformasi dari ACE Hardware Indonesia yang resmi diluncurkan 2025.
- ATARU – brand lifestyle dengan target pasar anak muda.
- Pendopo – gerai yang mengangkat produk lokal hasil kolaborasi dengan ratusan UMKM.
- INFORMA – jaringan ritel furnitur modern terbesar di Indonesia.
- Home Galleria – lini furnitur dan home living untuk segmen premium.
- EYE SOUL – jaringan ritel optik modern.
- SELMA – brand furnitur dan perlengkapan rumah tangga yang lebih terjangkau.
- Toys Kingdom – ritel mainan anak dengan ribuan koleksi produk.
- Pet Kingdom – pusat kebutuhan hewan peliharaan dan layanan grooming.
- Chatime – jaringan minuman teh modern yang telah memiliki ratusan gerai.
- Chatime Atealier – versi premium Chatime dengan konsep lebih eksklusif.
- Cupbop – jaringan makanan cepat saji bernuansa Korea.
- Gindaco – brand takoyaki terkenal dari Jepang.
- Go! Go! Curry – jaringan kuliner Jepang spesialis kari ala Kanazawa.
- Living World – pengelolaan pusat perbelanjaan berkonsep lifestyle.
- Living Plaza – mal komunitas dengan format one stop shopping.
- Kawan Lama Manufacturing – unit manufaktur yang mengelola beberapa fasilitas pabrik besar.
Total bisnis ini menciptakan ekosistem yang kuat, mendukung pertumbuhan kekayaan dan relevansi Kawan Lama Group di kancah bisnis nasional.
Passion yang Menjaga Konsistensi
Bagi Kuncoro, bisnis bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah passion. Dikutip dari Inilah.com, ia meyakini bahwa inti dari kesuksesan ritel adalah memahami kebutuhan pelanggan dan terus berinovasi dalam pelayanan.
Prinsip inilah yang menjaga konsistensinya dalam menghadapi dinamika pasar dan terus mengembangkan portofolio usaha dalam jangka panjang.
Masuk Jajaran Orang Terkaya
Pencapaian finansial Kuncoro berbanding lurus dengan keberhasilan ekspansi Kawan Lama Group.
Pada 2023 dan 2024, ia masuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes dengan estimasi kekayaan antara US$1,05 miliar hingga US$1,19 miliar, setara belasan hingga hampir dua puluh triliun rupiah.
Sebagian besar sumber kekayaannya berasal dari portofolio perusahaan yang ia kelola, termasuk AZKO, INFORMA, dan unit-unit bisnis turunannya.
Penghargaan dan Pengakuan
Beberapa pencapaian penting mewarnai perjalanan hidup dan karier Kuncoro Wibowo.
Ia pernah dinobatkan menerima penghargaan Bisnis Indonesia Group (BIG) 40 Award, serta memperoleh gelar Business Person of the Year dari Fortune Indonesia tahun 2021, dan kembali mendapatkan pengakuan sebagai sosok pebisnis terbaik pada 2025, sebagaimana dikutip dari Fortune Indonesia.
Deretan penghargaan itu menegaskan bahwa visi jangka panjang, keberanian beradaptasi, dan ketekunan menjadi fondasi reputasi Kuncoro di panggung bisnis nasional maupun regional.
Prinsip Bisnis Kuncoro Wibowo
Dalam membangun bisnis, Kuncoro Wibowo dikenal memiliki prinsip yang sampai hari ini terus ia pegang, yaitu keberanian melangkah lebih maju dari orang lain.
Ia meyakini bahwa seorang pengusaha tidak boleh terjebak pada ketakutan dan terlalu lama menimbang. Menurutnya, jangan terlalu banyak berpikir karena kesempatan tidak selalu datang dua kali, keputusan berani harus tetap dibarengi kerja keras dan inovasi agar langkah maju itu memiliki daya ungkit nyata.
Kuncoro juga menegaskan bahwa proses bernalar tidak harus menghentikan aksi, sebab seseorang bisa menjalankan bisnis sambil terus berpikir dan memperbaiki strategi, sebagaimana dikutip dari Hipwee.
Lebih jauh, ia berprinsip bahwa terlalu lama menganalisis sering justru membuat peluang berpindah tangan. Jika keputusan ditunda, bisa jadi kesempatan yang ada telah menjadi milik orang lain. Semangat untuk tampil berbeda inilah yang membentuk karakter kepemimpinannya.
“I want to be something different. Saya kalau punya keinginan harus sampai dapat. Kalau masih ada yang belum tercapai saya usahakan sampai dapat,” ungkap Kuncoro Wibowo, sebagaimana dikutip dari Hipwee.
Baca Juga: Deretan Bisnis Kuncoro Wibowo, Pemilik AZKO yang Belajar Bisnis sejak Muda