Di usianya yang masih belia Anderson Tanoto telah mendapat kepercayaan besar dari sang ayah untuk melanjutkan estafet kepemimpinan perusahaan keluarga di Royal Golden Eagle (RGE) ia menggantikan posisi ayahnya Sukanto. 

Anak bontot dari empat bersaudara itu menjadi salah satu pimpinan perusahaan paling muda, hal ini pula yang membuat dirinya sempat diberi pujian setinggi langit oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2013 silam. Kala itu Anderson yang memasuki usia 30an baru saja mendapat mandat sang ayah untuk melanjutkan kepemimpinan di RGE. Jokowi bilang putra konglomerat  itu adalah salah satu putra terbaik, ia masih muda juga cerdas.

Baca Juga: Prabowo Segera Resmikan GovTech

Sekadar info RGE adalah perusahaan industri manufaktur berbasis sumber daya yang beroperasi di Indonesia, Cina, Brasil, Spanyol, dan Kanada dengan aset lebih dari USD 20 miliar dan tenaga kerja lebih dari 60.000 orang.

Meniti Karier dari Bawah 

Posisi sebagai pucuk pimpinan perusahaan raksasa itu bukan hadiah yang jatuh dari langit, Anderson sedang tidak ketiban durian runtuh. Kendati terlahir sebagai anak pemilik perusahaan, namun laki-laki kelahiran 1989 itu mesti berjuang dari bawah untuk merengkuh posisi empuk tersebut.  

Sejak masih belia, Anderson telah bergabung dengan perusahaan keluarga itu, menjadi asisten manager di Pabrik kertas RGE di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau adalah posisi pertama yang ia dapat di perusahan keluarga itu. 

Gemblengan ayahnya sejak Anderson bergabung dengan RGE terbukti berhasil, Anderson tumbuh menjadi pemuda hebat dengan berbagai prestasi yang mengiringi perjalanan kariernya. Karena alasan itu, ia kemudian diganjar jabatan Direktur di RGE pada 2013. 

 Baca Juga: Optimisme Tim Direksi Baru Akulaku di Tahun 2025, Targetkan Pembiayaan Rp9,1 Triliun

Anderson adalah putra keempat alias anak bungsu Sukanto Tanoto, konglomerat yang menurut situs Forbes berada di urutan ke-25 orang terkaya Indonesia. Anderson yang kini berusia 31 tahun meneruskan kepemimpinan Sukanto di Royal Golden Eagle (RGE).

Gebrakan di RGE 

Duduk di pucuk pimpinan perusahaan Anderson tak mau berpangku tangan, visi misinya sudah jelas yakni membawa perusahaan yang dibesutnya terbang setinggi mungkin lewat berbagai gebrakan. 

Salah satu gebrakan yang ia buat adalah mengusung perubahan pada pola informasinya dengan menerapkan transparansi terhadap pengelolaan anak perusahaan mereka.

Perusahaan juga mengadakan banyak kegiatan tatap muka dengan para tokoh dan masyarakat yang diadakan sebagai bentuk keterbukaan terhadap informasi publik.

Tak berhenti disitu, di bawah komando Anderson, RGE juga membuat berbagai program sosial yang langsung menyentuh masyarakat, Program Desa Bebas Api yang diluncurkan pada Juli 2015 di desa-desa Riau adalah salah satu contohnya.