Komitmen terhadap inklusivitas juga diwujudkan melalui keterlibatan 40 anak berbakat dari kelompok prasejahtera yang berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di Jakarta dan Bandung.

Mereka mengikuti seluruh rangkaian pelatihan tanpa dipungut biaya. Selain itu, seluruh 200 peserta menerima perlengkapan olahraga berupa jersey dan sepatu baru agar semakin termotivasi mengembangkan kemampuan mereka.

Perwakilan SSB Youth Aurasic Bandung, M. Iqbal, menilai kesempatan tersebut menjadi penyemangat besar bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

"Banyak anak berbakat hanya membutuhkan satu kesempatan untuk percaya bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan. Hari ini, kami melihat semangat dan rasa percaya diri itu tumbuh dalam diri mereka. Tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat anak-anak pulang dengan keyakinan bahwa mereka juga bisa meraih masa depan yang lebih baik. Semoga semakin banyak anak Indonesia, apa pun latar belakangnya, mendapat kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensinya di dunia sepak bola," kata Iqbal.

Salah satu peserta yang mendapat kesempatan tersebut adalah Purnama, kapten tim SSB Youth Aurasic Bandung.

Sejak berusia delapan tahun, ia rutin berlatih di lapangan sederhana yang berada di samping warung makan milik orang tuanya.

Kesempatan bertemu dan berlatih langsung bersama Indra Sjafri menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkan keluarganya.

Ayah Purnama, Heri Mulyana, mengaku bersyukur putranya memperoleh kesempatan tersebut.

"Melihat keseriusan anak saya berlatih, sebagai orang tua, saya hanya ingin bisa terus mendukung bakat Purnama. Di tengah kondisi ekonomi keluarga kami yang terbatas, melihat Purnama bisa berlatih langsung dengan Coach Indra Sjafri adalah sebuah pengalaman berharga yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Semoga ini mendorong Purnama semakin percaya diri bahwa ia memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan meraih cita-citanya dengan kerja keras dan disiplin berlatih," ungkap Heri.

Sebagai informasi, McDonald’s Football Clinic merupakan bagian dari komitmen jangka panjang McDonald’s Indonesia dalam mendukung gaya hidup sehat sekaligus pengembangan talenta muda melalui olahraga.

Selama lebih dari satu dekade, perusahaan telah menjalankan berbagai inisiatif, mulai dari mengirim anak-anak Indonesia sebagai Player Escort pada ajang sepak bola internasional pada 2014 dan 2018, menggelar kompetisi McDonald’s Liga Ayo untuk pelajar SMA pada 2023, hingga merenovasi 44 fasilitas olahraga sekolah di 12 provinsi pada 2025.

Melalui berbagai program tersebut, McDonald’s Indonesia berharap, semakin banyak anak Indonesia memiliki kesempatan yang setara untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, dan berani mengejar mimpi melalui sepak bola.

Baca Juga: McDonald’s Indonesia Refleksikan 35 Tahun Perjalanan Lewat Film ‘Sepenuhnya Indonesia’