Wakil Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong membeberkan sejumlah alasan yang membuat karyawan di bank swasta tersebut betah dan memilih bertahan ketimbang mencari kerja di tempat baru.
Menurutnya, mayoritas karyawan BCA memilih bertahan di perusahaan tersebut sebab mereka digembleng dengan berbagai training berkualitas, mereka dididik dengan budaya BCA yang tak dipunyai oleh perusahaan lain.
Baca Juga: Ada Jokowi dan SBY Berikut Daftar Nama Pengurus Danantara
“Training di BCA ini memang sangat luar biasa. Customer focus-nya luar biasa. Tapi ada satu indikator yang mungkin berbeda dengan organisasi lain,” kata Hendra Lembong dilansir Olenka.id Selasa (25/3/2025).
Hendra mengeklaim persentase tingkat keluar masuknya karyawan di BCA merupakan salah satu yang terendah dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Angkanya bahkan tak lebih dari 3 persen setiap tahunnya. Hal ini pula yang bikin BCA menjadi pembeda antara kompetitornya.
“Dimana staff turnover di BCA itu sangat rendah. Antara 2 hingga 3 persen dari total pegawai. Kebanyakan perusahaan lain jauh lebih tinggi,” ujarnya.
Betahnya karyawan di perusahaan tersebut berimplikasi pada kinerja perusahaan, mereka yang betah di sana adalah kelompok pekerja yang benar-benar mengetahui seluk-beluk BCA.
Mereka pakem juga mahir dalam menjalankan budaya perusahaan. Hal tersebut membuat para nasabah merasa terlayani dengan baik dan memilih menaruh kepercayaan pada bank swasta ini.
“Nah, kalau orangnya senang, hatinya senang, bekerja sudah lama, ngerti BCA, pelayanannya juga tentu akan lebih baik. Kalau orangnya gonta-ganti, kesetiaannya nggak ada, ya tentu berbeda,” ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Minta Anak Buah Perbaiki Kualitas Komunikasi Publik
“Pelayanan dari hatinya. Nah, ini beberapa rahasia dimana orang yang sudah ditraining, budayanya dengan BCA, hatinya di BCA, kerja bertahun-tahun di BCA, itu bikin nasabah nyaman. Dia datang, oh masih dia, dan servisnya tetap bagus,” tambahnya memungkasi.