Di tengah perubahan industri yang semakin cepat dan saling terhubung, batas antar sektor kini semakin kabur. Menjawab realita tersebut, Manager Fest 2026 menghadirkan deretan pembicara lintas industri yang tidak hanya beradaptasi terhadap perubahan, tetapi juga aktif membentuknya.
Digelar pada 16 Mei 2026 di fX Sudirman, Jakarta, Manager Fest tahun ini mengusung tema “Shape the Shift” dengan pendekatan kurasi pembicara yang menitikberatkan pada praktisi lintas sektor dan playmakers yang memiliki peran nyata dalam mendorong transformasi di bidangnya masing-masing.
Baca Juga: Tiket Early Bird Manager Fest 2026 Ludes dalam Satu Jam
Sejumlah nama yang dijadwalkan hadir antara lain Pramono Anung, Sudirman Said, Kai Soerja, Iqbal Hariadi, Paulina Purnomowati, Dessy Bachir, dan masih banyak lagi pembicara yang mewakili spektrum perspektif dari pemerintahan, bisnis, kreatif, hingga pengembangan individu.

Berbeda dari event sejenis yang berfokus pada satu industri, Manager Fest 2026 justru menggabungkan berbagai sudut pandang untuk menciptakan diskusi yang lebih kontekstual dan relevan dengan realita dunia kerja saat ini.
Shabrina Kuswardani, perwakilan Tim Program Manager Fest 2026, menjelaskan bahwa pendekatan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan audiens yang semakin kompleks.
“Para playmakers di Manager Fest 2026 punya satu kesamaan: mereka ikut menentukan ke mana perubahan itu bergerak. Namun, perubahan tidak datang dengan buku panduan bagi para profesional di tengahnya. Itulah kenapa kami menghadirkan berbagai sesi dengan pembicara yang diverse. Kami juga perlu menciptakan ruang bagi audiens untuk ikut berbagi dengan aman dan pulang dengan keyakinan bahwa membentuk arah perubahan merupakan upaya kolektif,” jelas Shabrina.
Perspektif lain datang dari Paulina Purnomowati, Founder & CEO of Lumoraá Asia yang menyoroti dinamika kepemimpinan di tengah ketidakpastian.
“Kita tidak bisa menuntun orang lain melewati hal-hal yang belum selesai kita hadapi dalam diri sendiri. Seorang pemimpin yang belum siap bukanlah mereka yang kurang strategi atau keahlian, melainkan mereka yang belum berani bertemu dengan dirinya sendiri. Dan setiap bagian dari diri kita yang belum kita olah, pada akhirnya akan dibayar harganya: oleh kita, oleh tim kita, oleh budaya yang kita bangun," ujar Paulina Purnomowati.
Melalui pendekatan ini, Manager Fest 2026 tidak hanya menghadirkan inspirasi, tetapi juga ruang refleksi bagi para profesional muda untuk memahami bagaimana perubahan terjadi dan bagaimana mereka bisa mengambil peran di dalamnya.
Manager Fest 2026 kembali membuka kategori tiket berikutnya dengan kuota terbatas setelah tiket Early Bird habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam. Tiket tersedia dalam jumlah terbatas dan dapat diakses melalui bit.ly/TICKETMF2026.