Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat, kebutuhan akan perangkat pintar yang mampu memberikan gambaran kondisi tubuh secara akurat semakin terasa.
Selama ini, banyak orang telah berupaya menjaga pola makan atau mengonsumsi suplemen, namun sering kali tanpa kepastian apakah kebiasaan tersebut benar-benar berdampak pada kesehatan mereka.
Menjawab kebutuhan tersebut, Nu Skin menghadirkan inovasi terbarunya, Prysm iO, pada 2026. Perangkat pintar ini dirancang untuk mengukur tingkat karotenoid pada kulit, indikator penting kondisi nutrisi tubuh, hanya dalam waktu 15 detik.
Tanpa jarum, tanpa pemeriksaan laboratorium, dan tanpa prosedur rumit, pengguna cukup menempelkan jari pada sensor untuk mendapatkan hasil yang langsung terhubung dengan aplikasi. Lebih dari sekadar alat ukur, Prysm iO menghadirkan pendekatan kesehatan yang personal dan berbasis data.
General Manager Nu Skin Indonesia, Shita Laksmita, menjelaskan bahwa perangkat ini lahir dari pemahaman bahwa kebutuhan setiap individu berbeda.
“Berangkat dari pemahaman bahwa setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda, Prysm iO dirancang untuk membantu mengukur tingkat karotenoid pada kulit yang menunjukkan kondisi nutrisi tubuh secara lebih personal, sehingga pendekatan terhadap kesehatan tidak lagi bersifat umum, melainkan lebih terarah dan berbasis data,” tutur Shita, dalam sambutannya di acara NU SKIN Women Deserve Know Media Day, yang digelar di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Perkembangan teknologi kesehatan kini bergerak menuju pendekatan yang lebih cepat, praktis, dan berbasis data. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Shelly Hester, Director of Global Research & Development Nu Skin, yang menyoroti bahwa selama ini banyak orang sebenarnya hanya ‘menebak’ kondisi kesehatannya.
“Dalam hal kesehatan, kebanyakan dari kita sebenarnya hanya menebak apakah kita sehat atau tidak, karena kita tidak memiliki data yang nyata. Inilah dasar dari Prysm iO, yaitu menyediakan cara agar kita benar-benar bisa mengukur kesehatan nutrisi kita,” jelasnya.
Dr. Shelly menambahkan bahwa teknologi ini berpotensi memberikan perubahan besar dalam waktu singkat.

“Kami sangat antusias dengan teknologi ini karena 15 detik bisa mengubah hidup Anda. Hanya dibutuhkan 15 detik untuk mengukur tolok ukur nutrisi atau kesehatan tersebut,” katanya.
Dr. Shelly kemudian memaparkan, salah satu keunggulan utama Prysm iO adalah kemampuannya melakukan pengukuran secara non-invasif. Artinya, pengguna tidak perlu menjalani pengambilan darah atau prosedur medis lainnya.
“Prysm iO memungkinkan Anda mengukur karotenoid yang ada di kulit atau tubuh secara non-invasif,” terang Dr. Shelly.
“Karotenoid adalah penanda terbaik dari seberapa banyak Anda mengonsumsi buah dan sayuran, tambahnya.
Baca Juga: Awali 2026, ZAP Perluas Inovasi Skincare hingga Program Weight Loss Berbasis Medis