Aktris Nirina Zubir kembali menyapa pecinta layar lebar lewat film terbarunya, ‘Jangan Buang Ibu’. Dalam film yang akan tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026 tersebut, Nirina berkesempatan memerankan karakter Ristiana dan melakoni peran ibu yang berada di dalam tiga fase usia berbeda, yakni 40 tahun, 50 tahun, dan 60 tahun.

Transformasi ini menjadi salah satu terobosan yang dihadirkan film produksi Leo Pictures tersebut. Tak hanya tampil dengan perubahan fisik yang signifikan, Nirina turut menghadirkan sosok Ibu yang brilian. 

Melalui karakter tersebut, para penonton bisa merasakan ketulusannya sebagai seorang ibu yang ikhlas untuk melihat anak-anaknya bisa bertumbuh menjadi seseorang yang berhasil dalam kehidupan.

Diproduseri oleh Agung Saputra dan disutradarai Hadrah Daeng Ratu, ‘Jangan Buang Ibu. mengangkat kisah seorang ibu bernama Ristiana yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika ketiga anaknya tak lagi mampu merawatnya di rumah dan memutuskan membawanya ke panti jompo. Film ini menjadi refleksi tentang cinta, pengorbanan, dan arti kehadiran seorang ibu dalam kehidupan anak-anaknya.

“Jangan Buang Ibu adalah sebuah kisah yang akan mengajak kita kembali memahami arti cinta, pengorbanan, dan kehadiran seorang ibu dalam hidup kita. Semoga kita juga bisa berefleksi untuk terus bisa memuliakan seorang ibu yang telah melahirkan kita,” ujar produser sekaligus CEO Leo Pictures, Agung Saputra seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Bukan Sekadar Dessert, Butter Baby Rilis Film Animasi Pendek 'The Story of Butterlandia'

Di film ini, penonton akan mengikuti perjalanan hidup Ristiana saat berusia 40 tahun, kemudian memasuki usia 50 tahun, hingga usia 60 tahun ketika berbagai perubahan mulai tampak pada dirinya. Karena itu, Nirina dituntut untuk menghadirkan karakter yang sama dalam tiga periode kehidupan yang berbeda.

Tampil dengan perubahan fisik yang signifikan, Nirina berusaha menghadirkan sosok ibu yang tulus dan penuh pengorbanan. Tak hanya dari sisi penampilan, ia juga harus menyesuaikan gestur, cara berbicara, hingga ekspresi yang mencerminkan perubahan usia karakter yang diperankannya.

“Di film Jangan Buang Ibu, Nirina mendapat tantangan untuk memerankan karakter dengan tiga periode waktu yang berbeda; 40, 50, dan 60-an tahun. Terbayang nggak sih kita memproyeksikan diri kita sendiri 20 tahun yang akan datang, yang kita belum tahu seperti apa? Makanya setiap gerak-geriknya, jalannya, cara tatapan matanya, untuk Nirina lepas agak susah,” ujar Nirina Zubir.

Menurut Nirina, karakter Ristiana juga membawa perubahan dalam dirinya setelah proses syuting berlangsung.

“Salah satu perubahan Nirina setelah memerankan Ibu Ristiana adalah sekarang Nirina kalau ngomong lebih santai. Jauh daripada Nirina dulu. Dulu kalau ngomong tuh berapi-api. Tapi setelah memerankan karakter Ibu Ristiana, seperti ada pertanyaan: ‘Buat apa sih buru-buru? Santai aja lagi,’” tambahnya.

Baca Juga: Keren! Dua Siswa SMK Budi Luhur Ikut Ramaikan Jakarta Youth Film Lab 2026

Selain Nirina Zubir, film ‘Jangan Buang Ibu’ juga dibintangi oleh Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Dwi Sasono, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, Farrell Rafisqy, Jared Ali, dan Humaira Jahra. Film ini turut didukung Luna Maya dan Yasmin Napper sebagai produser eksekutif bersama Nur Iman Syafe’i dan Evi Surahmawati.

Menjelang penayangannya, film ini telah mendapat sambutan hangat dari penonton melalui rangkaian Gala Premiere ‘Jangan Buang Ibu Keliling Indonesia’ yang digelar di 20 kota sejak 30 Mei hingga 23 Juni 2026. Di berbagai kota yang disambangi, tiket pemutaran dilaporkan terjual habis dan mendapat respons emosional dari para penonton.

Refal Hady yang ikut dalam roadshow tersebut mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat terhadap film ini. Pemeran Tama itu juga mengungkapkan bahwa kisah yang diangkat dalam film terasa dekat dengan realitas kehidupan banyak keluarga.

“Film ini memperlihatkan perjuangan seorang ibu yang selalu memprioritaskan anak-anaknya dari kecil, dengan susah payah, sosok ibu yang tangguh, dan tanpa kehadiran sosok ayah. Tapi ketika besar, anak-anaknya mengalami dilema antara harus memprioritaskan ibu atau tidak. Ini dilema yang sekarang jadi realitas keadaan banyak dari kita,” ujar Refal Hady.

“Ini sangat jadi pembelajaran bagiku. Dan menjadi refleksi, apalagi karena Mamaku sudah tidak ada. Aku jadi makin rindu sama almarhumah Mama. Seorang ibu adalah sosok yang tidak pernah tergantikan,” lanjutnya.

Baca Juga: Asal-Usul Karakter Butter Baby Terungkap dalam Film Animasi Pendek 'The Story of Butterlandia'

Sinopsis

Ristiana (Nirina Zubir), seorang ibu tunggal dengan ketiga anaknya, Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra Kori), hidup dalam kesederhanaan setelah ditinggal sang suami (Dwi Sasono). Meski harus bekerja keras membesarkan anak-anaknya, Ristiana tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi keluarganya.

Namun, kehidupan mereka berubah ketika terungkap bahwa sang suami meninggalkan utang dalam jumlah besar. Di tengah berbagai keterbatasan, hubungan Ristiana dengan anak-anaknya perlahan menghadapi ujian yang membuat mereka harus berhadapan dengan pilihan-pilihan sulit.

Tama, Dewi, dan Tria pun dihadapkan pada dilema ketika harus menentukan jalan terbaik bagi ibu mereka. Akankah mereka mampu mewujudkan bakti kepada sang ibu sebelum semuanya terlambat?