Kecintaannya terhadap musik sudah terlihat sejak masih bersekolah. Berada di lingkungan keluarga yang gemar mendengarkan musik membuat Afgan semakin dekat dengan dunia tersebut. 

Bahkan, ketika duduk di bangku sekolah menengah, ia sudah beberapa kali diminta untuk tampil menyanyi. Meski begitu, Afgan kala itu masih kerap menolak karena malu untuk tampil di depan orang lain.

Karier Jadi Penyanyi

Afgan menjadi salah satu penyanyi solo dengan karakter suara yang khas dan terdengar begitu merdu. Bicara soal kariernya di industri musik bermula dari hal yang cukup sederhana. 

Saat itu, Afgan bersama teman-temannya datang ke WannaB Instant Recording Studio hanya untuk merekam suara mereka sebagai koleksi pribadi. Tak disangka, kemampuan vokal Afgan justru menarik perhatian produser WannaB Music Production yang kemudian menawarinya untuk rekaman secara profesional.

Baca Juga: Mengenal Sosok dan Jejak Karier Aktor Senior Pritt Timothy

Meski sempat ragu karena usianya masih muda, Afgan akhirnya menerima kesempatan tersebut. Ia kemudian merilis album debut Confession No.1 pada Januari 2008 dengan lagu andalan Terima Kasih Cinta. Album tersebut mendapat sambutan positif dan mengantarkan Afgan meraih penghargaan Penyanyi Pria Solo Terbaik di Anugerah Musik Indonesia 2009.

Pada 2010, ia kembali merilis album kedua, The One, sebelum memutuskan vakum sejenak dari industri musik untuk melanjutkan pendidikan di Malaysia. Dua tahun berselang, ia pun kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Trinity Optima Production pada 2012. 

Kemudian, ia merilis Pesan Cinta, disusul album L1ve to Love, Love to L1ve pada 2013 yang membawa lagu Jodoh Pasti Bertemu. Setelah semakin dikenal di Tanah Air, Afgan mulai memperluas kiprahnya ke pasar internasional melalui kolaborasi dengan sejumlah musisi, termasuk SonaOne, Jackson Wang, hingga Jessi.

Sepanjang kariernya, Afgan telah merilis sejumlah album dan proyek musik, mulai dari Confession No.1, Bersihkan Dirimu, The One, L1ve to Love, Love to L1ve, SIDES, SIDES (Live Session), Dekade, AIR, Wallflower, +62, hingga Sonder dan Retrospektif yang dirilis pada 2025.