Di kesempatan yang sama, Visual Artist, Muchlis Fachri alias Muklay, mengaku langsung tertarik dengan MacBook Neo sejak pertama kali melihatnya saat berada di Jepang.

Menurutnya, desain warna-warni membuat perangkat ini tampil lebih unik dibanding MacBook generasi sebelumnya.

“Ini MacBook ter-funky sih sebenarnya yang rilis oleh Apple,” ujar Muklay.

Ia menyebut, warna menjadi faktor utama yang membuat MacBook Neo menarik untuk generasi muda, terutama mereka yang sering bekerja dari kafe atau ruang publik.

“Sekarang anak muda suka work from cafe. Kayaknya lumayan stand out kalau lagi kerja pakai MacBook Neo,” katanya.

Sebagai pengguna aktif iPad dan MacBook untuk kebutuhan kreatif, Muklay menilai MacBook Neo sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan editing konten ringan hingga gaming.

“Kalau secara gue baca spek, kayaknya cukup sih buat konten-konten Instagram dan TikTok. Untuk main game juga udah cukup banget,” jelasnya.

Farah menambahkan, MacBook Neo memang diposisikan sebagai perangkat yang lebih ringan dan mobile dibanding MacBook Pro yang menyasar kebutuhan profesional berat seperti desain grafis dan editing video tingkat tinggi.

“Kalau untuk anak sekolah atau kuliah yang tidak membutuhkan desain grafis berat, menurut mereka MacBook Neo sudah sangat cukup,” tutur Farah.

Untuk mendukung penjualan, Digimap juga menghadirkan berbagai promo menarik baik secara online maupun offline. Pelanggan bisa menikmati program cicilan kartu kredit hingga dua kali, program True Zero paylater tanpa bunga dan biaya admin, gratis proteksi hingga 24 bulan, bundling aksesori senilai hingga Rp4 juta, merchandise eksklusif Digimap x Muklay, hingga MAP Gift Voucher senilai Rp200 ribu.

MacBook Neo kini sudah tersedia di 93 gerai Digimap di seluruh Indonesia, situs resmi Digimap, serta Digimap Official Store di Shopee.

Baca Juga: Perluas Dukungan Industri Kreatif Lokal, Digimap Rilis Merchandise 'Muklayground'