OCBC memperkenalkan kampanye #BaiknyaBarengBareng yang bertujuan untuk mendorong kesetaraan dalam peluang sebagai salah satu kunci utama dalam membangun masyarakat yang lebih kuat dan maju. Melalui inisiatif ini, OCBC ingin menekankan bahwa paham meritokrasi sebagai fondasi menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, serta memberdayakan setiap individu untuk meraih potensi terbaik mereka dengan bersama-sama berkolaborasi.
Aleta Hanafi, Brand and Communication OCBC, mengatakan bahwa kampanye #BaiknyaBarengBareng ini menegaskan mengedepankan prinsip kesempatan yang sama untuk dapat berkontribusi. Gerakan ini, disebutnya, merupakan bagian dari aspirasi OCBC untuk memberikan inspirasi bahwa untuk dapat maju, perlu adanya kesempatan bagi semua untuk dapat saling berkontribusi tanpa terpengaruh bias apapun, termasuk gender.
Baca Juga: Generali Indonesia Dukung Inklusivitas dengan Berdayakan Difabel sebagai Barista
"Namun, fokus pada kapabilitas masing-masing dan bagaimana saling berkolaborasi untuk dapat meraih tujuan yang diinginkan. Dengan demikian, kesempatan dalam peluang akan sama terbuka bagi setiap individu dalam segala aspek, baik itu dari lingkungan sendiri sampai dengan masyarakat," ujarnya, dikutip Rabu (5/3/2025).
Di awal kuartal tahun 2025 yang juga bertepatan dengan momentum jelang Hari Perempuan Internasional ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan kampanye #BaiknyaBarengBareng. Berdasarkan fakta terbaru dari laporan tahunan McKinsey and Company mengenai keseteraan gender di tempat kerja yang bertajuk Women in the Workplace, selama satu dekade terakhir, representasi perempuan di level manajemen korporat sudah meningkat sekitar 29% menduduki posisi C-level, dibandingkan 17% pada tahun 2015. Namun, kemajuan ini cenderung berjalan lambat dibandingkan tahap awal karier, yaitu entry level dan middle manager.
Sebagai perbandingan, dalam setiap 100 laki-laki yang dipromosikan dari level entry ke posisi manajer, hanya 81 perempuan mendapatkan kesempatan promosi yang sama. Sebagai seorang individu yang memiliki pengalaman terkait Mitos dan Meritokrasi, Denny Sumargo, Celebrity/Actor/Content Creator, bercerita, "Sebagai seorang laki-laki, saya percaya bahwa mitos bahwa dalam hal menjaga anak-anak hanya urusan perempuan sudah dak berlaku saat ini."
"Seperti di keluarga saya saat ini, saya percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara saya dan istri adalah kunci keberhasilan kami. Kami saling melengkapi dalam segala hal, mulai dari mengurus rumah tangga hingga mengembangkan bisnis bersama. Dengan kerja sama yang baik, kami dapat mencapai hasil yang lebih baik tidak hanya untuk keluarga kami, tetapi juga untuk diri sendiri," katanya.
Kampanye #BaiknyaBarengBareng merupakan gerakan advokasi OCBC yang kali ini mengangkat topik khusus mengenai "Mitos vs. Meritokrasi" yang telah berlangsung sejak tahun lalu. Di tahun 2025, gerakan ini menjangkau khalayak luas dengan mengajak partner atau institusi lainnya.