Sosok Sigit Puji Santosa baru-baru ini mencuri perhatian publik Tanah Air setelah salah satu mahakarya membuat publik berdecak kagum. 

Pria asal Pacitan, Jawa Tengah itu merupakan aktor intelektual di balik lahirnya Maung MV3 Garuda Limousine, mobil kepresidenan yang berpenampilan gahar.  Sigit adalah insinyur yang merancang kendaraan tersebut. 

Sigit lahir di Pacitan, Jawa Tengah pada 19 Juli 1967, sejak kecil ia telah jatuh hati pada dunia otomotif cita-citanya itu mengantar Sigit muda ke Fakultas Teknik Mesin Universitas  Teknologi Bandung (ITB). Disini ia menuntaskan pendidikan SI dengan menyabet predikat First Class Honor pada tahun 1991.

Baca Juga: Dahlan Iskan: Danantara Perlu Cari Dirut BUMN yang Setara Ignasius Jonan

Untuk memperdalam ilmu otomotif, Sigit kemudian terbang ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi S2 dan S3 di Massachusetts Institute of Technology (MIT), salah satu kampus terbaik di dunia saat ini. 

Berkarier di Luar Negeri

Setelah menuntaskan studinya di negeri Paman Sam, Sigit memilih bertahan di sana hingga sekitar 15 tahun, ia mengukir karier gemilang di sejumlah perusahaan otomotif ternama, salah satunya adalah General Motors. Di sini  Sigit sempat menduduki posisi tinggi di departemen Keamanan dan Kelayakan Uji Tabrak.

Tak hanya itu, Sigit juga dipercayakan menduduki sejumlah jabatan penting lainnya, ia juga berkontribusi besar pada desain keselamatan struktural untuk kendaraan mewah di antaranya Chevrolet Corvette Z06 dan Cadilac DTS. 

Sigit juga pernah menjabat sebagai Global Engineering Group Manager, Global Small, Compact, Crossover, Hybrid/EREV Vehicles pada 2010-2013.

Pulang ke Tanah Air

Lebih dari satu dekade berkiprah di negri orang, Sigit memutuskan pulang kampung ke Indonesia, ia ingin mengabdikan diri untuk nusa dan bangsa. 

Ia tak pernah lupa dari mana ia berasal kendati hidupnya di luar negeri lebih menjanjikan. 

2014 Sigit tiba di Indonesia, ia kembali ke ITB, tempat dimana ia memulai segalanya. Di kampus ini Sigit mengabdikan diri sebagai ilmuwan peneliti di Pusat Teknik Industri PRI-ITV dan mengajar di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB.

Di ITB, kontribusi Sigit tak bisa dipandang remeh, ia menjadi salah satu sosok yang mengambil peran sentral dalam mendorong  pengembangan teknologi alutsista nasional, mendorong kemajuan strategis bagi pertahanan Indonesia.

Jasa besarnya membuat jalan kariernya pun terasa mulus, ia lantas diganjar jabatan Direktur Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB (LPIK-ITB) periode 2018-2021.

Kariernya terus melejit, pada 2023 Sigit didapuk menjabat Wakil Direktur Utama merangkap Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad.

Duduk di pucuk pimpinan PT Pindad, Sigit tak pernah bosan membuat orang berdecak kagum, di tangannya  PT Pindad berhasil meluncurkan 48 produk alat utama sistem senjata (alutsista) dan kendaraan presiden, seperti Maung Garuda Limousine, pada 2021-2024.

Dalam hal kebijakan pemerintah, Sigit Puji Santoso ikut menyusun standar teknologi sarana angkutan umum autonomous berbasis energi listrik di wilayah Ibu Kota Negara atau IKN.