PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 15% yoy dari Rp56,27 triliun per September 2025 menjadi Rp64,45 triliun per September 2026.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, Anthoni Salim, menyampaikan bahwa hingga kuartal ketiga tahun 2026, laba usaha ICBP tumbuh tipis 7% dari Rp12,74 triliun menjadi Rp13,67 triliun. Namun pada saat yang sama, marjin laba usaha turun menjadi 21,2% dari 22,6% di tahun sebelumnya.
Baca Juga: Indofood Catat Penjualan Naik 12% Jadi Rp101,49 Triliun per September 2026
Penurunan tersebut terutama didorong oleh kenaikan beban bahan baku, bahan kemasan dan logistik. Tanpa memperhitungkan non-recurring items dan selisih kurs, lanjut Anthoni Salim, core profit yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan, naik 5% menjadi Rp8,04 triliun dari Rp7,69 triliun pada periode yang sama tahun lalu, didorong oleh meningkatnya hasil operasional.
“Di tengah kondisi global yang fluktuatif dan penuh ketidakpastian, ICBP tetap fokus memperkuat rantai pasoknya guna menjaga daya saing pasar dan profitabilitas yang sehat selama periode sembilan bulan di tahun 2026. Ke depannya, kami akan terus menghadirkan produk-produk yang relevan dan mudah dijangkau, sembari terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan mengelola biaya secara disiplin," tegas Anthoni Salim, Senin (2/11/2026).