PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp64,45 triliun selama sembilan bulan pertama tahun 2026. Capaian tersebut naik 15% dibandingkan Rp56,27 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, laba usaha tumbuh 7% menjadi Rp13,67 triliun dari Rp12,74 triliun meskipun marjin laba usaha turun menjadi 21,2% dari 22,6% di tahun sebelumnya, terutama didorong oleh kenaikan beban bahan baku, bahan kemasan dan logistik. Tanpa memperhitungkan non-recurring items dan selisih kurs, core profit yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan naik 5% menjadi Rp8,04 triliun dari Rp7,69 triliun pada periode yang sama tahun lalu, didorong oleh meningkatnya hasil operasional.

Baca Juga: Cetak Laba Rp1,4 Triliun, DSNG Lanjutkan Tren Kinerja Positif di Kuartal III 2026

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, menegaskan bahwa pihaknya fokus memperkuat rantai pasok guna menjaga daya saing pasar dan profitabilitas.

"Di tengah kondisi global yang fluktuatif dan penuh ketidakpastian, ICBP tetap fokus memperkuat rantai pasoknya guna menjaga daya saing pasar dan profitabilitas yang sehat selama periode sembilan bulan di tahun 2026. Ke depannya, kami akan terus menghadirkan produk-produk yang relevan dan mudah dijangkau, sembari terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan mengelola biaya secara disiplin, tandasnya, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (1/11/2026).