PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) membukukan laba bersih sebesar Rp22,6 miliar untuk periode sembilan bulan pertama 2026, meningkat 96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil sembilan bulan ini turut dipengaruhi oleh manfaat pajak yang signifikan dari penyesuaian periode sebelumnya.

Per 30 September 2026, total ekuitas konsolidasian ITSEC Asia tercatat sebesar Rp304,1 miliar, meningkat sekitar 18,7% dibandingkan Rp256,2 miliar pada akhir 2025. Piutang usaha juga turun sekitar 22,3%, dari Rp57,7 miliar menjadi Rp44,8 miliar dibandingkan posisi per 31 Desember 2025. ITSEC Asia juga mencatatkan aset kontrak sebesar Rp214,1 miliar, dibandingkan Rp187,7 miliar pada akhir 2025.

Baca Juga: Bank Neo Commerce Bukukan Laba Bersih Rp430,98 Miliar hingga Kuartal III 2026

Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia, mengatakan, “Kami menyambut positif pertumbuhan pendapatan dan laba yang lebih tinggi pada kuartal ini. Kami terus berupaya memperkuat fundamental bisnis sekaligus mengembangkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Masih ada pekerjaan yang perlu kami tuntaskan, tetapi kami melihat perkembangan pada kuartal ini sebagai momentum yang baik untuk memasuki bulan-bulan terakhir tahun ini dengan posisi yang lebih kuat.”

Kinerja Kuartal III

Sementara itu, pada kuartal ketiga yang berakhir pada 30 September 2026, pendapatan konsolidasian ITSEC Asia meningkat 39% secara tahunan menjadi Rp92,8 miliar. Laba kotor tumbuh 57%, melampaui pertumbuhan pendapatan, sementara margin laba kotor meningkat 3,4 poin persentase menjadi 29,9%.

Rugi usaha ITSEC Asia berhasil ditekan dari Rp30,4 miliar pada Q3 2025 menjadi Rp15,7 miliar pada Q3 2026. Rugi sebelum pajak juga berkurang sekitar setengahnya, sementara rugi bersih turun 53% secara tahunan. Perusahaan juga mencatatkan pendapatan lain-lain sebesar Rp1,9 miliar pada Q3 2026, berbalik dari beban sebesar Rp2,7 miliar pada Q3 2025.

Ke depan, ITSEC Asia memasuki kuartal terakhir 2026 dengan fokus menjaga momentum bisnis serta meningkatkan kualitas eksekusi di seluruh lini operasional utama. ITSEC Asia akan terus mengembangkan solusi AI dan keamanan siber, memperluas peluang pasar bagi platform teknologinya serta membangun kapabilitas talenta untuk mendukung fase pertumbuhan berikutnya.

Patrick Dannacher menambahkan, “Kami optimistis terhadap peluang yang ada di depan. Kebutuhan akan kapabilitas keamanan siber yang lebih kuat akan terus meningkat seiring semakin luasnya adopsi AI dan keterhubungan digital dalam dunia bisnis. Kami melihat potensi besar untuk terus mengembangkan teknologi, memperkuat kehadiran di pasar serta memberikan nilai lebih bagi pelanggan dan pemegang saham. Fokus kami adalah menerjemahkan peluang tersebut menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan bagi ITSEC Asia.”