ASICS Sportstyle Indonesia menggandeng label fashion independen asal Bali, Isa Boulder dalam menghadirkan interpretasi baru sneaker lifestyle melalui proyek kolaboratif bertajuk Crafts for Mind ASICS HYPERSYNC. Kolaborasi tersebut lahir dari kesadaran bahwa tren sportstyle saat ini yang semakin mengarah pada siluet low profile dan eksplorasi fashion berbasis craft.

President Director of ASICS Indonesia, Yuya Sugiyama, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini mempertemukan warisan desain olahraga ASICS dengan pendekatan craftsmanship eksperimental khas Isa Boulder yang dikenal lewat eksplorasi material dan teknik tekstil unik. Dari situ, tercipta sebuah koleksi yang memadukan siluet low profile futuristik dengan sentuhan budaya lokal Bali, menghadirkan pengalaman yang tidak hanya relevan secara gaya, tetapi juga memiliki nilai budaya yang kuat.

Baca Juga: ASICS Luncurkan Sepatu Padel SONICSMASH FF, Perkuat Tren Olahraga Urban di Indonesia

"Project bersama Isa Boulder menjadi bentuk eksplorasi baru bagi ASICS Sportstyle dalam menghadirkan produk yang tidak hanya relevan secara gaya, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan komunitas kreatif dan budaya lokal Indonesia," tegas Yuya dalam keterangan resmi yang diterima Olenka pada Senin (15/6/2026).

Ia menambahkan, dalam proyek ini, Isa Boulder menerjemahkan identitas desainnya ke dalam berbagai detail khas seperti elemen macrame, crochet, embroidery mesh, hingga inspirasi craftsmanship yang terinspirasi dari tradisi dan ritual Bali. Pendekatan tersebut menjadikan HYPERSYNC lebih dari sekadar sneaker, melainkan medium yang menghubungkan desain kontemporer dengan kearifan lokal.

Lebih lanjut, HYPERSYNC sendiri hadir sebagai siluet low profile terbaru ASICS yang mengusung keseimbangan antara warisan olahraga dan kebutuhan gaya hidup modern. Desain HYPERSYNC tersebut terinspirasi dari sepatu track spike HYPERPOWER serta tooling dari sepatu wrestling SNAPDOWN 3, menghasilkan tampilan yang ramping sekaligus fungsional.

Untuk menunjang kenyamanan sehari-hari, HYPERSYNC dilengkapi teknologi Ortholite X40 insole dan Ortholite Hybrid heel cup yang telah melalui proses wear-testing. Kombinasi tersebut memberikan sensasi lebih dekat dengan permukaan tanah, menciptakan pengalaman bergerak yang terasa natural tanpa mengorbankan kenyamanan.

Baca Juga: Golf House Resmi Hadirkan Koleksi Sepatu Golf ASICS di Indonesia

Selain itu, desain minimalis dan versatile yang diusung HYPERSYNC membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai gaya, sekaligus menjangkau beragam preferensi pengguna lintas gender.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager of ASICS Sportstyle Indonesia, Dandy Hartanto, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi perwujudan hubungan yang natural antara dunia sportstyle dan kreativitas lokal. Kerja sama ini juga sekaligus menjadi pertemuan yang sangat natural antara dunia sportstyle ASICS dengan identitas desain Isa Boulder yang progresif dan artistik. 

"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar peluncuran produk, tetapi juga ruang eksplorasi budaya, musik, craft, dan komunitas kreatif yang merepresentasikan energi Bali secara autentik. HYPERSYNC menjadi simbol bagaimana sportstyle dapat terus berkembang melalui koneksi dengan kultur lokal dan kreativitas generasi baru," ungkapnya.

Ia menambahkan, peluncuran HYPERSYNC tidak berhenti pada produk semata. ASICS dan Isa Boulder juga menghadirkan pop-up activation eksklusif di Potato Head Studio, Seminyak, Bali. Pop-up activation ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara fashion, seni, musik, dan komunitas kreatif.

Melalui activation tersebut, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan kolaboratif seperti workshop macrame bersama artisan lokal, pertunjukan musik, DJ set, hingga menikmati instalasi yang terinspirasi dari budaya Bali. Kehadiran berbagai elemen ini memperkuat semangat kolaborasi yang mengedepankan kreativitas sekaligus penghormatan terhadap budaya lokal.

Menariknya, kolaborasi ini juga membawa misi sosial. Sebagian hasil dari kerja sama ASICS dan Isa Boulder akan disalurkan kepada Yayasan Anak Bali sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas lokal.