Melihat hubungan antara kehidupan dan ruang tersebut menjadi bagian dari cara IKEA merancang solusi dan inspirasi rumah. Bagi IKEA, penyimpanan bukan sekadar tentang menambah kapasitas, tetapi tentang membuat barang lebih mudah ditemukan, digunakan, dan dikembalikan ke tempatnya sesuai dengan kebiasaan penghuni rumah.
Contoh solusi yang dapat dijadikan inspirasi adalah sistem penyimpanan PAX yang memungkinkan pengguna mengatur kombinasi ruang gantung, rak, laci, dan aksesori sesuai dengan barang serta kebutuhannya.
Terdapat juga LASTARE yang menawarkan pilihan penyimpanan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan di rumah. Sementara itu, pemanfaatan area vertikal seperti dinding dan ruang di bawah tempat tidur dapat membantu menggunakan bagian ruang yang sering kali belum dimanfaatkan secara maksimal.
Baca Juga: Bantu Anak Lebih Mandiri, IKEA Indonesia Luncurkan Ragam Furnitur Terjangkau Jelang Sekolah
Pendekatan tersebut juga memungkinkan ruang mengikuti perubahan kebutuhan penghuninya. Sebuah kamar tidak harus ditentukan hanya oleh fungsi awalnya; sistem penyimpanan dan furnitur dapat membantu ruang beradaptasi ketika aktivitas, barang, dan rutinitas di dalam rumah berubah.
“Kami tidak ingin mendefinisikan rumah yang baik dari seberapa sedikit barang yang ada di dalamnya. Kami ingin membantu orang menggunakan ruangnya dengan lebih baik, sehingga barang, aktivitas, dan kebutuhan yang penting bagi mereka bisa tetap punya tempat,” tutup Ardan.