Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto meminta penerima beasiswa LPDP  berkontribusi untuk masyarakat Indonesia setelah menuntaskan studi di luar negeri lantaran seluruh ongkos studi dan kebutuhan mereka selama di luar negeri ditanggung negara yang notabene berasal dari pajak masyarakat. 

Hal ini disampaikan Sudarto menyikapi kasus Dwi Sasetyaningtyas seorang penerima beasiswa LPDP yang dengan bangga memamerkan status kewarganegaran Inggris milik anaknya seraya melontarkan pernyataan yang bikin jengkel banyak pihak. Dimana ia mengatakan cukup dirinya saja yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tetapi anak-anaknya jangan. 

Baca Juga: Geger Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Kemenristekdikti Perketat Seleksi dan Monitoring Penerima LPDP

Sorotan terhadap penerima beasiswa negara kembali mengemuka di ruang publik. Di tengah perdebatan soal tanggung jawab moral awardee, pimpinan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) angkat bicara mengingatkan bahwa dana pendidikan yang dikelola lembaganya bersumber dari masyarakat.

“Baru-baru ini saya mendapat singkatan baru untuk LPDP, saya sering singkat sebagai ‘Lu Pakai Duit Pajak’. Artinya, dana yang digunakan para awardee berasal dari uang masyarakat. Karena itu, harus ada tanggung jawab untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia,” ujar Sudarto dilansir Kamis (26/2/2026). 

Sudarto mengatakan, beasiswa LPDP adalah investasi Sumber Daya Manusia yang sangat menguras anggaran, untuk itu para penerimanya mesti menjaga kepercayaan negara lewat cara pengabdian kepada masyarakat. 

Dia menegaskan beasiswa LPDP bukan hadiah, itu adalah amanah masyarakat Indonesia yang mesti dijaga dan dihormati. 

“Perlu diperhatikan, Beasiswa ini bukan sebuah hadiah. Ini amanah. Kita ingin para awardee membawa ilmu dan pengalaman terbaiknya untuk kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto mengatakan kasus Dwi Sasetyaningtyas menjadi momentum evaluasi.

Dia mengatakan pihaknya bakal memperketat seleksi dan monitoring pada seluruh penerima LPDP supaya kasus serupa tak terulang di kemudian hari. 

“Proses seleksi dan monitoring alumni terus kami perkuat agar investasi negara ini benar-benar berdampak," kata Brian Yuliarto.

Meski kasus Dwi Sasetyaningtyas bikin kesal banyak pihak, namun Brian mengatakan sejauh ini sudah banyak sekali alumni LPDP yang kembali dan mengabdikan diri di Indonesia, mereka sangat berkontribusi di pemerintahan.

Baca Juga: Mengenal Sosok Sudarto, Plt Dirut Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

"Kita juga perlu melihat secara utuh. Sangat banyak alumni LPDP yang hari ini berkontribusi nyata, baik di kampus, di pemerintahan, BUMN, sektor swasta, maupun di berbagai bidang strategis lainnya. Mereka adalah bukti bahwa skema ini bekerja dan memberikan manfaat besar bagi negara," ujarnya.