Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan segera membuka pendaftaran program Beasiswa SDM Sawit tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun sember daya manusia unggul dan berdaya saing di sektor perkebunan kelapa sawit.
Program yang di dukung oleh BPDP ini menyediakan kouta bagi 5.000 penerima beasiswa yang akan menempuh pendidikan di 42 lembaga pendidikan mitra di seluruh indonesia.
Baca Juga: Beasiswa SDM Sawit 2026 Resmi Dibuka, BPDP Tambah Kuota Jadi 5.000 Penerima
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, menegaskan bahwa Program Beasiswa SDM Sawit tidak hanya memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda, tetapi juga menjadi bukti nyata kontribusi sektor sawit dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi penerus bangsa.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Politeknik CWE, Ir. St. Nugroho Kristono, M.T., menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri merupakan faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja serta sesuai dengan kebutuhan sektor perkebunan.
“Politeknik CWE bersama seluruh perguruan tinggi mitra BPDP berkomitmen mencetak SDM perkebunan yang berkualitas dan berdaya saing. Program Beasiswa SDM Sawit menjadi instrumen penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan pemahaman yang kuat terhadap industri perkebunan modern,” ujarnya dalam acara Media Briefing Beasiswa Sawit 2026 di Ballroom BPDP pada Selasa (02/06/2026).
Baca Juga: BPDP: Kampus Mitra Beasiswa Sawit Harus Mampu Cetak SDM Siap Terjun ke Kebun
Menurut Nugroho, keterlibatan 42 lembaga pendidikan dalam Program Beasiswa SDM Sawit mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan tersedianya talenta-talenta unggul yang mampu mendukung kemajuan dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di masa mendatang.
Sementara itu, Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P., menegaskan bahwa pengembangan SDM merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan industri sawit nasional.
“Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang. Program Beasiswa SDM Sawit menjadi langkah strategis pemerintah untuk mencetak generasi profesional yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Beasiswa Sawit Lahirkan Talenta Baru Hadapi Tantangan Industri Masa Depan
Program Beasiswa SDM Sawit 2026 diperuntukkan bagi peserta yang akan melanjutkan pendidikan pada jenjang Diploma (vokasi) dan Sarjana (S1) di 42 perguruan tinggi mitra. Sasaran utama program ini adalah generasi muda yang berasal dari keluarga pekebun, pekerja perkebunan, maupun masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor kelapa sawit.
Selain memperluas akses pendidikan tinggi, program ini juga diharapkan mampu memperkuat regenerasi SDM perkebunan, meningkatkan kompetensi lulusan, mendukung pembangunan ekonomi di daerah sentra perkebunan, serta menjaga daya saing dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di tingkat global.
Pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 akan dibuka pada 3 Juni 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, mekanisme seleksi, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BPDP.
Dengan dukungan 42 lembaga pendidikan mitra dan kuota sebanyak 5.000 penerima, BPDP berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak generasi muda Indonesia serta melahirkan SDM perkebunan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.