Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar menjaga kemampuan anak untuk makan dan berbicara. Kondisi rongga mulut yang sehat juga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun rasa percaya diri anak sehingga mereka lebih berani belajar, berinteraksi, dan mengekspresikan diri.
Sebaliknya, gangguan kesehatan rongga mulut seperti sariawan, gigi berlubang, atau infeksi dapat membuat anak merasa tidak nyaman saat tersenyum maupun berbicara. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi tumbuh kembang dan kualitas hidup anak.
Melihat pentingnya kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini, PT Kalbe Farma Tbk melalui anak usahanya, PT Hexpharm Jaya Laboratories (Hexpharm Jaya) bersama Aloclair Plus menggelar program Speak Up & Smile Up dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Mengusung tema "Your Voice Matters, Your Smile Inspires", program ini memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada 501 siswa SDN Utan Kayu Utara 01, Jakarta Timur.
Baca Juga: Jalankan Rekomendasi WHO, Anak Usaha Kalbe Siapkan Vaksin Influenza Trivalen
Pharma Deputy Director PT Hexpharm Jaya Laboratories, Apt. Feri, S.Farm., mengatakan kesehatan gigi dan mulut merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
"Kami ingin mengingatkan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan pondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Ketika anak terbebas dari gangguan kesehatan rongga mulut, mereka akan lebih nyaman untuk belajar, bermain, berinteraksi, serta menyampaikan pikiran dan perasaannya," ujar Feri.
Menurutnya, senyum yang sehat juga menjadi awal terbentuknya rasa percaya diri anak. Oleh karena itu, Aloclair Plus terus berkomitmen menghadirkan edukasi kesehatan rongga mulut melalui berbagai program promotif dan preventif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh anak-anak Indonesia.
Baca Juga: Kalbe Perkuat Edukasi Perencanaan Keluarga di Hari Perempuan Internasional
Upaya tersebut dinilai penting mengingat masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Kementerian Kesehatan, sebanyak 57% penduduk berusia di atas tiga tahun mengalami masalah gigi dan mulut. Namun, hanya sekitar 11,2% yang mencari pengobatan, sehingga menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Program Speak Up & Smile Up merupakan hasil kolaborasi Aloclair Plus dengan Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi (KPPIKG) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI). Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong anak lebih berani berbicara, berekspresi, dan mengembangkan potensinya.
Baca Juga: Profil Bernadette Ruth Irawati Setiady, Presiden Direktur Kalbe Farma
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO., mengatakan kesehatan gigi dan mulut tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kepercayaan diri dan kualitas hidup anak.
Menurutnya, anak dengan rongga mulut yang sehat akan lebih nyaman saat makan, belajar, berbicara, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Karena itu, edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan secara konsisten sejak usia dini agar menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 501 siswa mengikuti berbagai aktivitas edukatif, mulai dari mendongeng, membaca cerita, sikat gigi bersama, pemeriksaan kesehatan gigi, hingga aplikasi fluoride yang didampingi sekitar 200 dokter gigi.
Dengan berkolaborasi bersama akademisi, tenaga kesehatan, sekolah, dan pemerintah, Kalbe berharap edukasi kesehatan gigi dan mulut dapat menjangkau lebih banyak anak Indonesia.