Gunawan menuturkan, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar, didukung tingginya minat masyarakat terhadap budaya Korea dan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
"Kami berharap kehadiran Jung Kwan Jang di K-Halal Universe 2026 tidak hanya memperkenalkan produk Korean Red Ginseng yang telah dipercaya selama lebih dari 125 tahun, tetapi juga memberikan edukasi mengenai manfaatnya dalam mendukung daya tahan tubuh, stamina, dan kesehatan secara menyeluruh. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menjadikan Korean Red Ginseng sebagai bagian dari pola hidup sehat modern," tuturnya.
Selama penyelenggaraan festival, pengunjung dapat mengunjungi booth Jung Kwan Jang untuk berkonsultasi secara langsung mengenai manfaat Korean Red Ginseng sekaligus mencoba berbagai produk unggulannya.
Berbagai promo juga ditawarkan, mulai dari potongan harga, hadiah bagi pengunjung yang mengikuti aktivitas media sosial, hingga merchandise eksklusif untuk pembelian dengan nominal tertentu.

K-Halal Universe 2026 sendiri diselenggarakan dengan dukungan tiga institusi utama Pemerintah Korea Selatan, yaitu Korean Food Promotion Institute (KFPI), Ministry of Agriculture, Food and Rural Affairs (MAFRA), serta Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT).
Ketiga lembaga tersebut berperan dalam pengembangan industri pangan, promosi ekspor, serta perluasan pasar produk pangan Korea ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Mengusung konsep experience-based event, festival ini menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memadukan kuliner, budaya, hiburan, hingga peluang bisnis.
Selama sepuluh hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti cooking demo, K-Food Making Experience, kompetisi dance cover, makeup competition, fansign, pertunjukan noraebang, serta menikmati penampilan idol group Korea ASC2NT dan musisi Indonesia Nyoman Paul serta Feby Putri.
Festival ini juga menghadirkan berbagai zona tematik, seperti Play Zone, K-Culture Zone, Cooking Zone, F&B Zone, Market Zone, Market Test Zone, hingga area Business to Business (B2B) Meeting yang menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan Korea Selatan.
Baca Juga: Dari Aceh ke Korea Selatan: Kopi Gayo yang Diburu Mancanegara Tampil di PRJ 2026