PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) (“PT JIEP”), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yang juga merupakan anggota Holding BUMN Danareksa, meresmikan Masjid JIEP Jayakarta pada 26 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 perusahaan. Peresmian ini merupakan bagian dari komitmen PT JIEP dalam mengembangkan kawasan industri yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: PT JIEP Duet Bareng PT Morego Green Indonesia Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Masjid JIEP Jayakarta dibangun di atas lahan seluas 8.800 meter persegi dengan kapasitas tampung hingga 4.000 jemaah. Fasilitas ini diperuntukkan bagi seluruh pemangku kepentingan Kawasan Industri Pulogadung (KIP), mencakup karyawan, tenant, mitra strategis, serta masyarakat di sekitar kawasan.

Baca Juga: Program Beasiswa PT JIEP Antar 100 Persen Peserta Lolos ke Perguruan Tinggi Negeri

Acara peresmian turut dihadiri oleh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT JIEP, pemegang saham, tenant, mitra strategis, serta karyawan perusahaan. Peresmian dilakukan oleh Walikota Jakarta Timur, Munjirin, mewakili Gubernur Provinsi DKI Jakarta, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kontribusi PT JIEP dalam penyediaan fasilitas publik bagi masyarakat.

Masjid Sebagai Pusat Kebermanfaatan Sosial

Sebagai BUMD yang mengelola kawasan industri dengan lebih dari 400 perusahaan nasional dan multinasional, PT JIEP memandang kehadiran Masjid JIEP Jayakarta sebagai wujud komitmen perusahaan dalam membangun kawasan industri yang inklusif dan berkelanjutan. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas spiritual sekaligus ruang yang memperkuat relasi antara pelaku industri dan masyarakat sekitar.

Keberadaan ruang ibadah yang representatif dan mudah diakses selama ini menjadi salah satu kebutuhan penting bagi ribuan pekerja di kawasan. Melalui pembukaan akses yang tidak terbatas pada karyawan dan tenant, Masjid JIEP Jayakarta juga menyediakan ruang bagi masyarakat sekitar untuk melaksanakan ibadah, kegiatan pendidikan, silaturahmi, serta program sosial-keagamaan lainnya.

Ke depan, masjid ini direncanakan menjadi wadah bagi berbagai program kajian keislaman, pendidikan, dan pembinaan generasi muda, sejalan dengan upaya PT JIEP dalam memperkuat kontribusi sosial di lingkungan kawasan.

Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi mengatakan, sebagai BUMD Provinsi DKI Jakarta, PT JIEP berpandangan bahwa keberhasilan pengelolaan kawasan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran Masjid JIEP Jayakarta menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, dengan manfaat yang diharapkan dapat dirasakan tidak hanya oleh lingkungan KIP, tetapi juga masyarakat DKI Jakarta secara lebih luas.

“Masjid JIEP Jayakarta adalah hadiah ulang tahun yang paling ingin kami berikan: bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk semua orang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Kawasan Industri Pulogadung. Kami berharap masjid ini menjadi rumah kedua yang nyaman, tidak hanya bagi karyawan dan tenant, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar kawasan,” ujar Dharma Satriadi.

Dharma menambahkan, kehadiran fasilitas ini merupakan cerminan komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus bertumbuh bersama masyarakat, tidak hanya sebagai pengelola kawasan industri, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial di Pulogadung.