Pengamat politik dan militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting menilai jika Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mulai dicampakkan oleh sejumlah partai politik di parlemen.

Menurutnya, aksi sejumlah parpol meliputi PKS, PDIP, Partai Demokrat, PKB, Partai NasDem, Partai Golkar, dan PAN, sudah tidak mempunyai kesamaan dengan ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Tapi ingat loh, politikus itu kan yang dicari adalah kesamaan. Kesamaan kepentingan. sudah tidak ada lagi kepentingan dengan Jokowi. Buat apa partai-partai politik ini kalau kita lihat di parlemen, PSI tidak menjadi bagian dari parlemen," ujarnya seperti dikutip dari Youtube Forum Keadilan TV, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga: Ibu Mega Cs Ikut Kegocek, Gibran Ternyata Sudah Kantongi Suket Abal-abal Sebelum Gabung PDI-P

Baca Juga: AHY Disebut Ngebet Mau Jadi Wapres Pengganti Gibran, Demokrat Blak-blakan: Kalau Ada Kesempatan Harus Siap, tapi…

Karena hal itu, dirinya pun menilai jika partai-partai tersebut mulai meninggalkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Terlebih, di tengah polemik keabsahan ijazah sang anak, yakni Gibran.

"Makanya tanda-tanda bahwa partai-partai ini meninggalkan Jokowi sudah jelas, tidak ada satupun partai yang membela Gibran di dalam kasus ini. Tidak ada satuun partai yang membela Jokowi. Diam saja semuanya," tukasnya.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang setara dengan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Teranyar, Mahkamah (MA) menyatakan Surat Keterangan (Suket) Penyetaraan Pendidikan SMA luar negeri milik Gibran tidak sah dan batal demi hukum.