Perjalanan Karier

Usut punya usut, bakat akting Dwi Sasono ditemukan oleh sutradara Rudi Soedjarwo. Kemmapuannya saat itu, menarik perhatian sang sutradara hingga ia dipercaya membintangi film horor Pocong. Sayangnya, film tersebut batal tayang karena tidak lolos sensor dari Lembaga Sensor Film (LSF).

Meski sempat mengalami kendala di awal karier, kesempatan besar akhirnya datang pada 2006 melalui film Mendadak Dangdut. Dalam film yang dibintangi Titi Kamal dan Kinaryosih itu, Dwi memerankan Rizal Maduma, pemilik grup dangdut keliling bernama Senandung Citayam. 

Penampilannya sukses mencuri perhatian publik sekaligus menjadi titik balik yang mengantarkan namanya semakin dikenal di industri perfilman Indonesia. Bagaimana tidak? Akting Dwi saat itu langsung mendapat apresiasi. 

Baca Juga: Berkenalan dengan Fuad Idris dan Jejak Karier Sang Aktor Senior

Berkat perannya di Mendadak Dangdut, ia masuk nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2006 serta Pemeran Utama Pria Terpilih di Festival Film Jakarta pada tahun yang sama.

Sejak saat itu, Dwi Sasono terus menunjukkan konsistensinya di dunia seni peran. Ia dikenal sebagai aktor yang mampu membawakan berbagai karakter, mulai dari drama, komedi, laga, hingga horor. 

Sejumlah film populer yang pernah ia bintangi antara lain Dua Garis Biru, Kartini, Critical Eleven, Mencuri Raden Saleh, Jailangkung: Sandekala, Budi Pekerti, hingga Perayaan Mati Rasa. Pada 2026, Dwi kembali dipercaya memerankan karakter ayah bernama Ridho dalam film Jangan Buang Ibu.