Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan jika langkah Presiden Prabowo Subianto mendepak Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan upaya untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
Menurutnya, aksi tegas Kepala Negara ini guna memastikan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap bersih dari praktik korupsi.
"Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau. Sehingga langkah yang tepat saya yakin ini untuk perbaikan ke depannya sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Prabowo Akui Berat Memecat Dadan: Ini Orang Saya Angkat, Saya Kasih Bintang dan Pangkat
Lebih lanjut, ia menilai jika informasi yang diterima Kepala Negara menjadi landasan kuat untuk melakukan pembersihan internal.
Baca Juga: Drama Penangkapan Dadan Cs, Ada yang Disergap di Hotel
Bahkan, dirinya juga mengaku sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan sekitar sebulan lalu. Dalam temuannya, ia mengaku melihat adanya sejumlah ketimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.
"Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau," tegasnya.
Sambungnya, ke depan fokus perbaikan BGN tidak hanya menyasar pada teknis penyaluran makanan, tetapi juga menyentuh akar manajemen dan sistem tata kelola.
"Kalau saya lebih banyak melihat itu adalah bagaimana manajemennya sebetulnya yang harus diperbaiki," tukasnya.