Transformasi digital yang berlangsung semakin cepat telah mengubah cara masyarakat bekerja, berbisnis, hingga berinteraksi. Di tengah perubahan tersebut, Indonesia membutuhkan ruang dialog yang mampu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan arah masa depan bangsa.

Menjawab kebutuhan itu, IDN kembali menghadirkan Indonesia Summit 2026, forum tahunan yang akan berlangsung pada 17–18 Juni 2026 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta.

Mengusung tema 'The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age', Indonesia Summit 2026 akan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi untuk membahas bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan inovasi digital sebagai pendorong pertumbuhan yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Sebagai forum independen, Indonesia Summit mempertemukan para pemimpin pemerintahan, pelaku bisnis, akademisi, investor, kreator, inovator, hingga generasi muda Indonesia dalam satu panggung diskusi.

Forum ini hadir untuk mendorong pertukaran gagasan dan kolaborasi yang dapat membantu Indonesia mengambil lompatan besar menuju visi Indonesia Emas 2045.

Tahun ini, Indonesia Summit akan menghadirkan berbagai diskusi strategis yang menyoroti isu-isu penting bagi masa depan bangsa.

Mulai dari pencarian sumber pertumbuhan ekonomi baru, transformasi keuangan digital, keamanan siber, kedaulatan AI, ekonomi hijau, hingga peran generasi muda dalam membentuk masa depan industri, budaya, olahraga, dan kewirausahaan Indonesia.

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah 'Where Can New Growth Come From?' yang menghadirkan Dony Oskaria, Head of BP Danantara sekaligus COO Danantara, untuk membahas peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Di sektor keuangan, sesi 'Building Digital Finance Infrastructure for the Next Economy' akan menghadirkan Friderica Widyasari Dewi, Chairperson of the Board of Commissioners OJK, bersama Dian Siswarini, President Director Telkom Indonesia, guna mengupas pembangunan infrastruktur keuangan digital yang mampu mendukung ekonomi masa depan.

Sementara itu, isu pemerataan pertumbuhan daerah akan dibahas dalam sesi 'Hyperlocal Hyper-Growth: The Rise of the Second Tier' yang menghadirkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Windy Riswantyo, Head of Corporate Communications Astra. Diskusi ini akan mengulas potensi daerah-daerah di luar pusat ekonomi utama sebagai motor pertumbuhan baru Indonesia.

Perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat juga menghadirkan tantangan baru, terutama dalam aspek keamanan. Hal ini akan menjadi fokus dalam sesi 'Code of Trust: Cybersecurity in a Cashless Generation' bersama Vince Iswara, CEO DANA, dan Novita Wijayanti, CFO Bank Mandiri. Keduanya akan membahas pentingnya membangun kepercayaan dan keamanan siber di tengah meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital.

Baca Juga: Mengenal Sosok Winston Utomo, Founder dan CEO IDN dengan Prestasi Mentereng

Dunia olahraga pun tidak luput dari perhatian. Dalam sesi 'Gen Z and The Future of Indonesian Football', Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan CEO Lotus Archi Rudy Suhendra akan membahas bagaimana generasi muda dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan sepak bola Indonesia di masa depan.

Selain itu, Indonesia Summit 2026 juga akan menghadirkan Luhut Binsar Pandjaitan, Chairman of the National Economic Council, dalam sesi 'Next-Gen Fiscal Policy: Integrating Technology for Inclusive Growth'.

Sesi ini akan mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menciptakan kebijakan fiskal yang lebih efektif dan inklusif.

Berbagai topik lain yang tak kalah relevan juga akan dibahas sepanjang acara, mulai dari peran UMKM dan koperasi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peluang bisnis berkelanjutan dalam ekonomi hijau, kedaulatan AI, pembangunan infrastruktur, tantangan membawa kekayaan intelektual lokal ke panggung global, hingga munculnya generasi muda sebagai pemilik bisnis dan pencipta lapangan kerja.

Founder dan CEO IDN, Winston Utomo, menegaskan bahwa Indonesia Summit 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi untuk menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul di era algoritma.

“Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan membawa peluang besar sekaligus tantangan baru bagi Indonesia. Melalui Indonesia Summit 2026, kami ingin mempertemukan para pemimpin, pelaku industri, dan generasi muda untuk bersama-sama merumuskan langkah strategis yang dapat membantu Indonesia tumbuh lebih maju, inklusif, dan kompetitif di era algoritma,” ungkap Winston, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).

Senada dengan itu, Editor-in-Chief IDN Times, Uni Lubis, menekankan pentingnya menghadirkan ruang diskusi yang mampu mempertemukan berbagai perspektif untuk menghasilkan solusi nyata bagi masa depan Indonesia.

“Kami percaya masa depan Indonesia dibangun melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi. Indonesia Summit 2026 hadir untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan agar dapat bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan bersama-sama menciptakan dampak positif bagi Indonesia,” tutur Uni.

Baca Juga: FORTUNE Indonesia Summit 2026 Segera Hadir, Bahas Strategi Bisnis dan Kepemimpinan