KKT diharapkan dapat membuka peluang pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi, sekaligus memperluas peran perusahaan dalam mendukung pembangunan kota dan penyediaan infrastruktur strategis.
Selain pengembangan KKT, PT JIEP juga mendorong inisiatif rezoning kawasan sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dan potensi pertumbuhan di masa depan.
Inisiatif rezoning tersebut mencakup perencanaan awal pembebasan lahan, pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) di Kawasan Industri Pulogadung (KIP), usulan integrasi jaringan transportasi LRT dan MRT dengan kawasan, serta pengembangan konsep dry port yang terintegrasi dengan jaringan transportasi kereta.
Pengembangan konektivitas dan integrasi transportasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai strategis kawasan, memperkuat efisiensi mobilitas, serta membuka peluang terciptanya ekosistem bisnis dan logistik yang semakin terintegrasi di Kawasan Industri Pulogadung.
RUPSLB PT JIEP dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, serta turut dihadiri oleh Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo; Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Ngurah Wirawan; dan Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat.
Kehadiran para pemangku kepentingan strategis ini menegaskan pentingnya sinergi antara PT JIEP, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan holding BUMN Danareksa dalam mengawal implementasi agenda-agenda strategis perusahaan ke depan.
"Penyelenggaraan RUPSLB ini diharapkan dapat memperkuat fondasi PT JIEP hari ini, sekaligus membuka peluang pertumbuhan dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi masa depan perusahaan. PT JIEP menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan mandat sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jakarta melalui pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Ke depan, PT JIEP akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap agenda strategis, mulai dari Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030 hingga pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu, dapat terealisasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta.